Rahmat Hidayat Djati Sosialisasikan Perda Nomor 9 Tahun 2014 di SMK Al Hoeriyah Karawang

Rahmat Hidayat Djati Sosialisasikan Perda Nomor 9 Tahun 2014 di SMK Al Hoeriyah Karawang

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Rahmat Hidayat Djati, memimpin kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, yang berlangsung di SMK Al Hoeriyah, Rengasdengklok, Karawa--karawangbekasi.disway.id

JAWA BARAT, KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Rahmat Hidayat Djati, memimpin kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga, yang berlangsung di SMK Al Hoeriyah, Rengasdengklok, Karawang.07/07/2025

 

Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPAC PKB dari sepuluh kecamatan di wilayah Karawang Utara. Hadir pula anggota DPRD Kabupaten Karawang, Lili Mahali dan Didin Sirojudin, yang aktif terlibat dalam dialog bersama kader untuk memperkuat pemahaman dan implementasi perda di tengah masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Rahmat Hidayat Djati menekankan bahwa ketahanan keluarga merupakan fondasi utama pembangunan karakter bangsa yang berdaya saing di tengah berbagai tantangan global, termasuk teknologi dan perubahan sosial.

 

“Keluarga adalah fondasi utama ketahanan bangsa. Maka Perda No 9 Tahun 2014 ini menjadi sangat penting untuk disosialisasikan secara luas agar masyarakat memahami tanggung jawab bersama dalam menjaga nilai-nilai keluarga,” ujarnya.

 

Pengaruh Media Sosial Jadi Sorotan

Sesi diskusi berlangsung dinamis. Salah satu peserta, H. Ayi, menyoroti tantangan besar keluarga akibat gempuran media sosial, yang sering kali mempengaruhi nilai dan perilaku generasi muda.

 

“Di tengah gempuran media sosial yang begitu bebas, bagaimana ketahanan keluarga ini bisa dibangun? Apa langkah konkret yang bisa dilakukan agar keluarga tidak kehilangan arah nilai?” tanyanya.

 

Menjawab hal itu, Rahmat menekankan bahwa peran orang tua sangat sentral dalam membangun filter nilai di dalam keluarga. Ia menyebut pentingnya pendidikan digital, komunikasi terbuka, dan literasi informasi dalam rumah tangga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait