PTPN I Perkokoh Sinergi Swasembada dalam Panen Raya Karawang

PTPN I Perkokoh Sinergi Swasembada dalam Panen Raya Karawang

Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/1).--karawangbekasi.disway.id

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID – Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menghadiri Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (7/1). Sebagai bagian dari elemen pemerintah pendukung percepatan program swasembada pangan nasional, Teddy menyatakan PTPN I turut bangga atas pencapaian tertinggi ketersediaan pangan dalam negeri dari bumi sendiri ini.

“Atas nama manajemen dan seluruh karyawan PTPN I, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada Bapak Presiden yang dengan meyakinkan terwujudnya swasembada pangan nasional. Ini prestasi luar biasa dan untuk pertama kali sejak Orde Baru,” kata Teddy di lokasi acara.

Teddy Yunirman Danas mengatakan, swasembada pangan bukan hanya soal beras. Ia mengakui, hampir seluruh penduduk Indonesia menempatkan beras sebagai makanan pokok, tetapi masih ada sebagian yang menggunakan aneka pangan lain, seperti jagung, sagu, atau ketela. Dalam konteks ini, swasembada yang dicapai pemerintah pada era Presiden Prabowo ini tercakup semua komoditas pangan utama.

Lebih jauh, Teddy menyatakan PTPN I, meskipun tidak bergerak di komoditas pangan utama, pihaknya merupakan support system dari terciptanya swasembada pangan. Dalam beberapa tahun terkahir, kata dia, pihaknya bekerja sama dengan Polri dan TNI secara serentak menanam jagung dan kedelai di lahan milik PTPN I yang belum termanfaatkan.

“Memang mayoritas kita nggak makan jagung, tetapi peran jagung dalam menciptakan ekosistem pangan sangat vital. Jagung digiling menjadi pakan ternak, lalu ternaknya kan bagian dari ketahanan pangan. Rantai simbiosis ini sangat erat dengan swasembada pangan yang dicapai pemerintah saat ini,” tambah dia.

Dalam mendukung dan melengkapi keberlanjutan ketahanan pangan nasional, Teddy menginformasikan bahwa PTPN I mulai melakukan diversifikasi komoditas. Salah satu yang sangat dekat dengan ketahanan pangan adalah komoditas kelapa. Menurut dia, komoditas kelapa saat ini cenderung ditinggalkan masyarakat sehingga permintaan pasar sangat besar.

“Bulan lalu kami tanam perdana kelapa genjah seluas 50 hektare di Banyuwangi, Jawa Timur dan akan terus kami massifkan di seluruh unit kerja kami di 14 provinsi. Kita tahu, kebutuhan kelapa sangat besar. Dari keperluan domestik dapur, untuk santan masakan Padang, misalnya, sangat besar. Lebih lagi kebutuhan industri, bahan baku berbasis minyak kelapa sangat besar,” kata Teddy.

Teddy hadir di acara panen raya bersama Komisaris Utama Seger Budiarjo. Sebagai bagian dari ekosistem Holding Perkebunan Nusantara, PTPN I terus mengoptimalkan sinergi bersama entitas lainnya seperti PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo, serta PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) yang juga hadir dalam kesempatan tersebut. 

"Momentum Panen Raya ini menjadi bukti nyata bahwa koordinasi yang solid dan pemanfaatan riset serta teknologi agribisnis mampu meningkatkan produktivitas nasional. Kami di PTPN I berkomitmen penuh untuk memastikan pencapaian swasembada ini terjaga secara konsisten melalui pengelolaan lahan yang efektif dan terintegrasi," tegas Teddy.

PTPN I memandang capaian di Karawang ini sebagai motivasi kuat untuk memperkokoh rantai pasok pangan dari hulu ke hilir. Fokus perusahaan tidak hanya tertuju pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan ekosistem pertanian yang inklusif demi meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh wilayah operasionalnya. 

Dengan semangat kolaborasi dalam Panen Raya ini, PTPN I bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen menjadikan sektor agribisnis sebagai fondasi utama kedaulatan pangan. Perusahaan optimis bahwa keterlibatan aktif BUMN perkebunan akan mempercepat transformasi Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya secara berkelanjutan. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: