Pemprov Jabar Tawarkan Proyek Investasi Rp186,29 Triliun

Pemprov Jabar Tawarkan Proyek Investasi Rp186,29 Triliun

Pemprov Jabar menawarkan 104 proyek investasi senilai Rp186,29 triliun di WJIS 2025, realisasi investasi telah capai 80,5 persen.--

Jawa Barat, Disway.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka peluang investasi besar dengan menawarkan 104 proyek strategis senilai Rp186,29 triliun pada ajang West Java Investment Summit (WJIS) 2025. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing Jawa Barat sebagai tujuan utama investasi nasional dan internasional.

Ratusan proyek yang ditawarkan mencakup berbagai sektor prioritas, di antaranya pengembangan kawasan industri, pengelolaan limbah, hilirisasi industri, infrastruktur, energi, dan pariwisata. Proyek-proyek tersebut tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat, menyesuaikan dengan potensi unggulan masing-masing daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa penawaran proyek ini sejalan dengan upaya mendorong industrialisasi berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hilirisasi menjadi fokus utama guna meningkatkan nilai tambah sumber daya serta memperkuat struktur industri daerah.

Dalam paparannya, Pemprov Jabar juga mengungkapkan bahwa realisasi investasi hingga akhir 2025 telah mencapai 80,5 persen dari target tahunan sebesar Rp271 triliun. Capaian ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim usaha dan stabilitas ekonomi di Jawa Barat masih sangat kuat.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, realisasi investasi tersebut telah memberikan dampak signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja. Ratusan ribu tenaga kerja terserap di berbagai sektor, terutama industri manufaktur dan sektor pendukung lainnya.

Pemprov Jabar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kemudahan berusaha melalui penyederhanaan perizinan, penguatan infrastruktur, serta kepastian hukum bagi investor. Pemerintah daerah berharap investasi yang masuk dapat mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat secara berkelanjutan.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: