Pemerintah Janji Tingkatkan Transparansi Pasar Saham

Pemerintah Janji Tingkatkan Transparansi Pasar Saham

Pemerintah berkomitmen meningkatkan transparansi pasar saham melalui reformasi besar, termasuk demutualisasi BEI dan perluasan peran investor institusi.--

Nasional, Disway.id - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan transparansi dan kepercayaan di pasar saham nasional. Langkah ini diambil setelah terjadinya gejolak yang sempat mengguncang indeks saham dan memicu kekhawatiran investor terhadap stabilitas pasar modal.

Menteri terkait menyampaikan bahwa reformasi menyeluruh diperlukan agar pasar saham Indonesia menjadi lebih kuat, sehat, dan kredibel. Pemerintah ingin memastikan bahwa aktivitas perdagangan berjalan secara adil, terbuka, serta terlindungi dari praktik-praktik yang merugikan investor.

Salah satu langkah utama yang disiapkan adalah demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui kebijakan ini, struktur kepemilikan dan pengelolaan bursa akan dipisahkan dari kepentingan anggota, sehingga tata kelola pasar diharapkan menjadi lebih profesional dan transparan.

BACA JUGA:ITB Luncurkan Program Ekonomi Digital dan Tantangan Inovasi AI

Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan peran investor institusi domestik, seperti dana pensiun dan perusahaan asuransi, di pasar modal. Keterlibatan investor jangka panjang ini dinilai dapat memperkuat stabilitas pasar serta mengurangi volatilitas yang dipicu oleh transaksi jangka pendek.

Upaya reformasi ini turut disertai dengan penguatan regulasi dan pengawasan oleh otoritas pasar keuangan. Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi antar lembaga guna memastikan setiap kebijakan berjalan efektif dan memberikan perlindungan maksimal bagi investor.

Pemerintah berharap serangkaian langkah tersebut mampu memulihkan kepercayaan pelaku pasar dan menarik lebih banyak investasi, baik dari dalam maupun luar negeri. Dengan pasar saham yang transparan dan kredibel, sektor keuangan diharapkan dapat berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: