Panel Listrik RSUD Karawang Terbakar dan Padam Total, Pelayanan Sempat Terganggu
Pelayanan RSUD Karawang sempat terganggu.-Kbe-Kbe
KARAWANG - Kebakaran terjadi di RSUD Karawang pada Kamis pagi akibat panel utama distribusi listrik dari PLN ke rumah sakit terbakar sekitar pukul 05.20 WIB.
Peristiwa tersebut menyebabkan listrik padam total dan berdampak pada sejumlah pelayanan rumah sakit, terutama pelayanan rawat jalan dan laboratorium.
Direktur RSUD Karawang, Andri Saiful Alam, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pasien dan masyarakat Kabupaten Karawang atas gangguan pelayanan yang terjadi.
BACA JUGA:Didampingi Kepala Kemenag Karawang, Menteri Agama ke Klenteng Sian Djin Ku Po Serahkan Bantuan
Ia menjelaskan bahwa kebakaran hanya terjadi pada panel listrik dan tidak merembet ke bagian lain bangunan rumah sakit.
“Kami memohon maaf kepada seluruh pasien dan masyarakat Karawang. Kebakaran terjadi di panel listrik distribusi dari PLN ke rumah sakit sekitar pukul 05.20 WIB dan alhamdulillah bisa segera kami padamkan, tidak merembet ke mana-mana,” ujar Andri pada Kamis (5/2).
Akibat insiden tersebut, seluruh aliran listrik di RSUD Karawang sempat terhenti. Pihak rumah sakit kemudian melakukan langkah mitigasi dengan mengoperasikan genset mobile untuk memastikan pelayanan di ruang-ruang kritis tetap berjalan.
BACA JUGA:Pemkab Bekasi Makin Tertekan,Relokasi Pasar Tumpah Simpang SGC ke Tumaritis Gagal
“Untuk ruangan emergency seperti ICU, VICU, ruang anak, dan IGD langsung kami cover dengan genset mobile agar pelayanan tetap berjalan,” katanya.
Andri menambahkan, beberapa pelayanan memang terpaksa dihentikan sementara, terutama pelayanan laboratorium yang sangat bergantung pada sistem kelistrikan dan jaringan data. Namun, untuk pelayanan vital seperti penyimpanan darah telah diamankan.
“Darah dan peralatan penting sudah kami mitigasi dan simpan ke PMI dan Dinas Kesehatan, sehingga kondisinya aman,” jelasnya.
BACA JUGA:Musrenbang Kecamatan 2026 Dimulai, Cikarang Selatan Usulkan 292 Pembangunan Infrastruktur
Ia juga mengungkapkan bahwa panel listrik tersebut merupakan panel lama sejak rumah sakit berdiri dan memang sudah direncanakan untuk direkonstruksi tahun ini. Namun, kebakaran terjadi sebelum rencana penggantian terealisasi.
“Panel ini sebenarnya sudah direncanakan untuk diganti tahun ini. Bahkan sejak tahun lalu sudah dinilai perlu diganti, tapi keburu terjadi kebakaran,” ungkap Andri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: