Polisi Pastikan Cacahan Uang di TPS Liar Setu Limbah Pemusnahan BI
Tumpukan cacahan uang kertas di TPS liar Setu.-Iky-Kbe
KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Kepolisian Sektor Setu memastikan cacahan uang yang ditemukan di lokasi pembuangan sampah liar di wilayah Kecamatan Setu merupakan limbah hasil pemusnahan Bank Indonesia (BI). Kepastian tersebut diperoleh setelah perwakilan BI dari Departemen Pengelolaan Uang datang ke lokasi.
Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah mengatakan, kedatangan pihak BI merupakan tindak lanjut dari upaya penelusuran barang temuan di lokasi pembuangan sampah tersebut. “Ini adalah tindak lanjut dari upaya kami terkait penelusuran barang temuan yang ada di pembuangan sampah di lokasi,” kata Usep, Kamis (5/2).
Menurutnya, pihak BI memastikan bahwa barang tersebut merupakan limbah hasil pemusnahan. “Kebetulan tadi sudah hadir dari Departemen Pengelolaan Uang dari BI untuk memastikan bahwa barang itu benar limbah hasil pemusnahan dari Bank BI,” ujarnya.
Usep menjelaskan, peristiwa ini berawal dari laporan masyarakat yang kemudian dimuat di media sosial. Polisi kemudian merespons dengan mendatangi lokasi. “Kronologinya berawal dari laporan masyarakat, kemudian ada beberapa masyarakat yang memuat ke media sosial. Lalu kami tindak lanjuti dengan datang ke lokasi,” katanya.
Di lokasi, polisi mengamankan beberapa karung yang masih utuh, sementara sebagian lainnya telah sobek dan isinya berserakan. “Kami mengamankan beberapa karung yang masih utuh karena ada sebagian yang sudah sobek sehingga cacahannya berserakan di lokasi,” jelas Usep.
Polsek Setu kemudian berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Bank Indonesia dan BIN, untuk memastikan temuan tersebut. “Kami berkoordinasi dengan Bank BI dan BIN. Hasilnya, dari Bank BI menyatakan bahwa itu benar sampah atau limbah hasil pemusnahan dari BI,” ucapnya.
Usep memastikan cacahan tersebut merupakan uang asli yang sudah tidak layak edar. “Itu uang asli karena dari pihak BI menyortir uang yang sudah tidak layak edar kemudian dimusnahkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: