Peternak Karawang Dilati Menggunakan Pupuk Organik

Peternak Karawang Dilati Menggunakan Pupuk Organik

Pelatihan peternak menggunakan pupuk organik.-Kbe-Kbe

KARAWANG- Rinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Karawang menggelar kegiatan On Farm Training di Kelompok Ternak Kandang Kulon Farm, Desa Pasirmukti, Kecamatan Telagasari, Rabu (11/2).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sektor peternakan daerah sekaligus langkah nyata dalam mendorong peningkatan kapasitas dan kesejahteraan peternak.

Program ini juga terselenggara melalui kolaborasi antara DPKPP Kabupaten Karawang dengan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Cikole Lembang. Dukungan teknis dan penguatan materi dari BPP menjadi wujud sinergi lintas lembaga dalam meningkatkan kompetensi peternak, khususnya dalam pengelolaan limbah ternak.

BACA JUGA:URGEN: Kapolres Karawang Tegaskan Jajarannya Memahami dan Berpedoman pada KUHP dan KUHAP yang Baru

Pelatihan tersebut diikuti para peternak setempat dengan antusias. Selain mendapatkan materi, peserta juga terlibat langsung dalam praktik lapangan sehingga pembelajaran menjadi lebih aplikatif dan mudah dipahami.

Mengusung tema “Mengolah Limbah Ternak Menjadi Pupuk Organik”, pelatihan ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tata cara pengolahan limbah yang baik dan benar. Selama ini, limbah ternak kerap dipandang sebagai persoalan lingkungan. Namun melalui pelatihan tersebut, peserta diajak untuk mengelola limbah ternak sebagai potensi ekonomi yang menjanjikan.

Kepala Bidang Peternakan DPKPP Kabupaten Karawang, Nani Dwi Astuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan usaha peternakan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

BACA JUGA:Amnesty International Ungkap Warga Korea Utara Dieksekusi karena Nonton Squid Game dan Dengarkan K-Pop

“Melalui On Farm Training ini, kami ingin memastikan peternak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengelola limbah ternak agar lebih bernilai dan tidak mencemari lingkungan,” ujarnya.

Ia menyebut, permintaan pupuk organik terus menunjukkan tren peningkatan seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap praktik pertanian ramah lingkungan dan penggunaan input alami yang lebih berkelanjutan. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang usaha yang menjanjikan bagi para peternak untuk mengembangkan produk pupuk organik berbasis limbah ternak.

“Permintaan pupuk organik saat ini terus meningkat, dan ini menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan peternak untuk menambah nilai usaha mereka,” jelas Nani.

BACA JUGA:Berapa Angsuran KUR BCA 2026 Pinjaman Rp250 Juta 1-5 Tahun? Cek Tabelnya Disini!

Nani menambahkan, kolaborasi dengan BPP Cikole Lembang diharapkan mampu mempercepat transfer ilmu dan teknologi kepada para peternak di Karawang.

“Kerja sama ini penting agar pelatihan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga aplikatif dan sesuai kebutuhan lapangan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: