Banjir Berulang, Pengembang Harus Tanggung Jawab
Warga di dua perumahan di Cikarang mendesak pengembang bertanggung jawab atas banjir yang merendam pemukiman mereka.--karawangbekasi.disway.id
KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Warga di dua perumahan di Cikarang mendesak pengembang bertanggung jawab atas banjir yang merendam pemukiman mereka. Kedua perumahan yakni Puri Nirwana Residence (PNR) dan Cikarang International City (Cinity).
Desakan itu disampaikan melalui rapat dengar pendapat bersama Komisi III di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi, Rabu (11/2/2026). Ini menjadi kali kesekian warga dari sejumlah perumahan mengadukan nasib mereka akibat terendam banjir.
PNR berada di Desa Sukaraya Kecamatan Karangbahagia. Sedangkan Cinity berada di Desa Karangharja Kecamatan Cikarang Utara.
“Langsung saja pengembang harus tanggung jawab atas banjir ini. Karena persoalan ini terus berulang. Dewan juga jangan bisa ngedenger saja, tunjukkin atuh ini. Liat ini kita, perjuangin. Kan kita yang waktu itu nyoblos, kita dukung dia,” ucap Riski (29), warga PNR saat rapat.
Sepanjang Januari, Risky mengaku rumahnya kebanjiran hingga berulang kali. Akibatnya dia harus beberapa kali mengungsikan istri dan kedua anaknya yang masih balita lantaran rumahnya terendam.
“Jadi banjir tuh, terus surut, kita benahi, beres-beres, eh besoknya masuk lagi air. Ini persoalannya anak saya balita, saya ga tega liat anak istri. Sampai sekarang tiap hujan pikirannya langsung was-was saja, mana kan sampai sekarang masih terus hujan. Makanya saya minta langsung saja ke solusi, bagaimana biar enggak banjir lagi. Kami minta pertanggungjawaban, minta jaminan biar enggak banjir,” ucap dia.
Berbeda dengan PNR, Cinity sebenarnya tidak terendam. Namun sejak perumahan tersebut dibangun, pemukiman warga di sekitar justru kebanjiran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: