GERMAS, Putih Sari Dorong Kesadaran Masyarakat

GERMAS, Putih Sari Dorong Kesadaran Masyarakat

GERMAS, Putih Sari Dorong Kesadaran Masyarakat.--karawangbekasi.disway.id

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama mitra kerja Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Putih Sari, menggelar kegiatan Edukasi Penggunaan Obat Rasional melalui program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat). Kegiatan tersebut berlangsung di Warung Satu, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Senin (9/3/2026).

 

Acara ini dihadiri berbagai unsur masyarakat, di antaranya pengurus KTNA (Kontak Tani dan Nelayan Andalan), pengurus Partai Gerindra dari sejumlah kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, terlebih karena digelar di bulan suci Ramadan yang sarat nilai silaturahmi dan keberkahan.

 

Dalam sambutannya, Putih Sari mengajak masyarakat memanfaatkan momentum pertemuan tersebut tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana menambah wawasan kesehatan. Menurutnya, edukasi tentang penggunaan obat yang benar merupakan bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

 

Ia menegaskan bahwa obat memiliki dua sisi, yakni dapat menjadi penawar yang menyembuhkan, namun juga bisa menimbulkan bahaya jika digunakan secara tidak tepat. Karena itu masyarakat perlu memahami cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, hingga memusnahkan obat dengan benar sesuai prinsip DAGUSIBU.

 

“Obat itu bisa menjadi madu, tetapi juga bisa menjadi racun jika digunakan tidak sesuai aturan. Karena itu masyarakat harus cerdas menggunakan obat, mulai dari cara mendapatkannya, menggunakannya, menyimpannya, hingga memusnahkannya dengan benar,” ujar Putih Sari.

 

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang obat sembarangan, terutama obat yang sudah kedaluwarsa. Menurutnya, obat yang tidak lagi digunakan harus dimusnahkan dengan cara yang benar agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

 

Selain itu, Putih Sari menekankan pentingnya menyimpan obat dengan aman, khususnya yang berbentuk sirup atau memiliki rasa manis yang berpotensi menarik perhatian anak-anak. Penyimpanan yang tidak tepat dapat menimbulkan risiko keracunan atau penggunaan yang tidak semestinya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: