Kapasitas Sampah Jakarta 4.000 Ton per Hari Tetap Diolah Meski Bantar Gebang Longsor
Kondisi area timbunan sampah di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, setelah terjadi longsor di zona 4A yang sempat mengganggu aktivitas pengolahan sampah dari Jakarta.--
KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan operasional di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, dapat kembali berjalan normal dalam waktu sekitar satu pekan setelah peristiwa longsor di area timbunan sampah zona 4A.
Peristiwa tersebut sebelumnya sempat mengganggu aktivitas pengolahan sampah yang berasal dari wilayah Jakarta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, tim di lapangan saat ini masih melakukan penanganan intensif untuk membersihkan material longsoran sekaligus menata ulang area yang terdampak.
Menurutnya, salah satu fokus utama saat ini adalah memindahkan timbunan sampah yang menutup aliran sungai di sekitar lokasi longsor.
“Pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang kami targetkan dapat kembali normal dalam waktu satu pekan. Saat ini tim masih menangani material longsoran yang berada di aliran sungai,” ujar Asep dalam keterangannya dikutip dari laman Pemprov DKI Rabu (11/3/2026).
Selain melakukan evakuasi material longsor, pemerintah daerah juga melakukan perbaikan infrastruktur pendukung di sekitar area TPST.
DLH DKI Jakarta diketahui tengah memperbaiki turap kali di dua titik yang terdampak luapan air akibat longsoran.
Perbaikan tersebut dilakukan bersamaan dengan penataan ulang beberapa zona timbunan sampah guna meminimalkan risiko longsor di masa mendatang.
BACA JUGA:Momentum Supersemar, 104 RT dan 27 RW di Desa Karangraharja Dilantik
Beberapa area yang saat ini sedang ditata ulang antara lain:
Zona 3 Kepala Burung
Zona 4 Besar
Upaya penataan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan pengolahan sampah hingga sekitar 1.500 ton per hari setelah kondisi zona kembali stabil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: