Kemenag Jabar Dorong Inovasi Digital Penghulu
Kemenag Jawa Barat dorong penghulu berinovasi digital untuk tingkatkan layanan nikah, edukasi keluarga, dan akurasi data di era modern.--
Jawa Barat, Disway.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat mendorong para penghulu untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui inovasi digital dalam pelayanan masyarakat. Hal ini disampaikan dalam kegiatan pembinaan penghulu yang digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan keagamaan di era modern.
Kepala Kanwil Kemenag Jabar menegaskan bahwa peran penghulu tidak hanya sebatas mencatat pernikahan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membangun ketahanan keluarga. Dengan pemanfaatan teknologi, pelayanan kepada masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Dalam kegiatan tersebut, para penghulu diberikan pemahaman terkait pemanfaatan platform digital, mulai dari pencatatan pernikahan berbasis sistem hingga penyampaian edukasi melalui media sosial. Langkah ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin akrab dengan dunia digital.
BACA JUGA:Muscab PPP Kabupaten Bekasi Diambil Alih DPW Jabar
Selain itu, Kemenag Jabar juga menekankan pentingnya inovasi dalam penyuluhan pernikahan. Penghulu didorong untuk aktif memberikan edukasi tentang pernikahan yang sehat dan berkualitas melalui berbagai kanal digital, sehingga pesan yang disampaikan dapat menjangkau lebih luas.
Digitalisasi juga dinilai mampu meminimalisir potensi kesalahan administrasi serta meningkatkan validitas data pernikahan. Dengan sistem yang terintegrasi, proses verifikasi data menjadi lebih akurat dan dapat dipantau secara real time oleh pihak terkait.
Melalui program ini, Kemenag Jabar berharap para penghulu dapat menjadi agen perubahan dalam pelayanan keagamaan yang modern dan responsif. Transformasi digital ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memperkuat peran penghulu dalam membina kehidupan keluarga yang harmonis di tengah masyarakat.***
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: