Sering Disangka Sama, Ini Perbedaan Asam Urat dan Rematik yang Wajib Diketahui
Ilustrasi nyeri sendi yang bisa disebabkan oleh asam urat atau rematik.--
KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID — Nyeri sendi kerap langsung dilabeli sebagai “rematik” oleh banyak orang.
Padahal, tidak semua keluhan pada persendian berasal dari kondisi tersebut.
Bisa jadi, itu justru asam urat yang membutuhkan penanganan berbeda.
Kesalahan mengenali penyakit ini bisa berdampak pada pengobatan yang tidak tepat.
BACA JUGA:Reses Saeful Islam Diserbu Curhatan, Banjir Jadi Keluhan Utama Warga
Dikutip dari YouTube Dokter Ferry TV Sabtu, (2/5/2026) secara medis, baik asam urat maupun artritis reumatoid memang sama-sama termasuk gangguan sendi, tetapi memiliki penyebab yang berbeda.
Rematik atau artritis reumatoid merupakan penyakit autoimun. Artinya, sistem kekebalan tubuh justru menyerang jaringan sehat pada persendian.
Akibatnya, terjadi peradangan yang bisa merusak sendi secara bertahap, bahkan berdampak ke organ lain seperti mata dan jantung.
Sebaliknya, asam urat terjadi karena tingginya kadar asam urat dalam darah.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
Zat ini terbentuk dari proses pemecahan makanan tinggi purin. Ketika kadarnya berlebih, terbentuk kristal tajam di sendi yang memicu nyeri hebat.
Kedua kondisi ini memang sama-sama menyebabkan nyeri, bengkak, dan kaku pada sendi. Namun, ada perbedaan yang cukup jelas jika diperhatikan:
Rematik:
Biasanya menyerang sendi kecil seperti jari tangan dan kaki
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: