Mahasiswa Unsika Suarakan Isu Buruh dan Kemanusiaan Lewat Panggung Puisi
LITERASI: Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Singaperbangsa Karawang menggelar kegiatan literasi bertajuk “Datang untuk Membaca Puisi” di Perpustakaan Daerah Kabupaten Karawang pada Jumat (16/5/2026). --
KARAWANG - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Singaperbangsa Karawang menggelar kegiatan literasi bertajuk “Datang untuk Membaca Puisi” di Perpustakaan Daerah Kabupaten Karawang pada Jumat (16/5/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema buruh dan kemanusiaan melalui pembacaan puisi serta ruang ekspresi terbuka bagi mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum.
Acara ini menjadi wadah bagi peserta untuk menyuarakan keresahan dan realitas sosial melalui karya sastra. Selain pembacaan puisi, kegiatan juga diisi dengan interaksi literasi yang melibatkan peserta dari berbagai kalangan.
Ketua pelaksana kegiatan, Kasandra Bayu Aritama, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari projek Mata Kuliah Kajian Puisi Indonesia sekaligus bentuk respons terhadap stigma puisi yang dianggap eksklusif dan hanya dipahami kelompok tertentu.
“Kita pengen mendobrak stigma kalau puisi itu cuma milik kaum menara gading. Lewat acara ini, kita pengen bawa puisi kembali ke masyarakat luas. Siapa pun bisa datang, membawa teks, lalu menyuarakan isi hatinya,” ujarnya.
Menurut Kasandra, tema buruh dan kemanusiaan dipilih karena sastra dinilai tidak hanya berbicara soal romantisme, tetapi juga harus mampu merekam realitas sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
Ia menjelaskan, persiapan kegiatan dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari penyusunan konsep, pelaksanaan teknis lapangan, publikasi acara, hingga gladi bersih sebelum hari pelaksanaan.
Dosen pembimbing kegiatan, Dian Hartati, menilai kegiatan literasi tersebut penting untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam membangun komunitas dan ekosistem literasi, khususnya saat nantinya terjun ke lingkungan sekolah.
"ketika ke sekolah, sudah tahu bagaimana menciptakan komunitas atau ekosistem literasi di sekolah,” ujarnya.
Dian berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan menjadi ciri khas PBSI Unsika dalam melahirkan mahasiswa yang aktif di bidang sastra dan literasi.
Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Karawang, Hj. Rina Herawati, S.Sos., mengapresiasi antusiasme mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan dari adik-adik semua. Kami senang bisa berkolaborasi dan berharap kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan di perpustakaan,” tuturnya.
Salah satu peserta, Zaskia Antosyanita, mengaku mendapatkan pengalaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku termotivasi untuk kembali mengembangkan kemampuan membaca puisi.
“Seru banget, apalagi melihat penampilan kakak-kakak yang keren. Jadi belajar lagi soal intonasi, ekspresi, dan cara membacakan puisi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan “Datang untuk Membaca Puisi”, mahasiswa PBSI Unsika berharap puisi dapat menjadi media literasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus ruang untuk menyuarakan keresahan sosial secara kreatif dan humanis. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: pbsi universitas singaperbangsa karawang menggelar kegiatan literasi bertajuk “datang untuk membaca puisi”