Bukan Lalai Ya! PLN UP3 Cikarang Akhirnya Buka Suara Terkait Kabel Listrik yang Tewaskan Kru Sisingaan Subang

Bukan Lalai Ya! PLN UP3 Cikarang Akhirnya Buka Suara Terkait Kabel Listrik yang Tewaskan Kru Sisingaan Subang

PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lemah Abang melakukan pengamanan lokasi dan perbaikan jaringan listrik.--karawangbekasi.disway.id

KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID, CIKARANG - Tiga orang warga Suvang meninggal akibat kabel listrik milik PT PLN (Persero) UP3 Cikarang yang malang melintang di jalanan.

Karena tak ingin disebut lalai dalam perawatan kabel listrik, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lemah Abang pun buka-bukaan

BUMN kelistrikan ini mengklaim telah melakukan pengamanan lokasi dan perbaikan jaringan listrik yang terdampak setelah adanya insiden yang melibatkan kendaraan hiburan dengan perangkat audio berukuran besar (sound horeg) di wilayah Kabupaten Bekasi.

PLN mengimbau panitia maupun penyelenggara kegiatan untuk melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan PLN apabila kegiatan berpotensi berada di dekat jaringan listrik atau melintasi jalur yang terdapat jaringan listrik.

Manager PLN ULP Lemah Abang, David Ade Wijaya menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan, masyarakat wajib menjaga jarak aman minimal 3 meter dari jaringan listrik, baik secara horizontal maupun vertikal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan ketentuan jarak aman dari jaringan listrik dan menghindari aktivitas yang berpotensi bersinggungan dengan jaringan listrik. Khusus pada kegiatan yang menggunakan kendaraan hias, panggung bergerak, alat berat, sound horeg, maupun peralatan berukuran tinggi lainnya, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar dia.

David menambahkan bahwa jaringan listrik PLN telah dibangun, dioperasikan, dan dipelihara sesuai standar teknis serta ketentuan keselamatan ketenagalistrikan yang berlaku, termasuk persyaratan tinggi bebas jaringan dari permukaan tanah.

“Kegiatan yang melibatkan kendaraan atau perangkat dengan dimensi dan ketinggian di atas kondisi normal memerlukan perencanaan yang matang. Karena itu, koordinasi dengan PLN sebelum kegiatan berlangsung sangat penting untuk mengidentifikasi potensi risiko dan menyiapkan langkah mitigasi yang diperlukan sehingga kegiatan dapat berjalan aman tanpa membahayakan masyarakat maupun mengganggu keandalan sistem kelistrikan,” jelasnya.

Kapolsek Cikarang Utara, AKP Noach Hendrik, turut mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan keberadaan jaringan listrik saat melaksanakan kegiatan yang melibatkan kendaraan maupun peralatan berukuran besar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dengan menjaga jarak aman dari jaringan listrik, tidak memasang atau mengoperasikan peralatan yang berpotensi mendekati jaringan listrik, serta segera melaporkan kepada PLN atau pihak kepolisian apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan. Kewaspadaan bersama menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kecelakaan kelistrikan,” ujar Noach.

Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, mengingatkan bahwa keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh pihak.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas yang dilakukan di sekitar jaringan listrik. Kepatuhan terhadap jarak aman, koordinasi sebelum pelaksanaan kegiatan, serta kewaspadaan bersama menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan dan menjaga keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan,” tutup Wiedhyarno (Iky)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: