Presiden Prabowo Bahas Percepatan Listrik Desa dan Ketahanan Energi Nasional

Presiden Prabowo Bahas Percepatan Listrik Desa dan Ketahanan Energi Nasional

Presiden Prabowo dan Menteri ESDM membahas percepatan listrik desa, pembangunan PLTS, serta penguatan ketahanan energi nasional.--

Nasional, Disway.id - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, untuk membahas percepatan pemerataan akses listrik di seluruh wilayah Indonesia. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil, dapat menikmati layanan listrik yang andal.

Dalam pembahasan tersebut, pemerintah menekankan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan, khususnya bagi desa-desa yang hingga kini belum memperoleh akses listrik secara optimal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Selain memperluas jaringan listrik, pemerintah juga mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di berbagai wilayah. Penggunaan energi bersih dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

BACA JUGA:Realisasi Investasi Cianjur Capai Rp1,33 Triliun pada Semester I 2026

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mempercepat pelaksanaan berbagai proyek ketenagalistrikan yang telah direncanakan. Langkah tersebut dilakukan agar target elektrifikasi nasional dapat tercapai secara merata, terutama di wilayah terluar, tertinggal, dan terpencil.

Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pemerataan akses energi merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional. Menurutnya, ketersediaan listrik yang memadai akan membuka peluang investasi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung pelayanan pendidikan dan kesehatan di berbagai daerah.

Pemerintah berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, PT PLN (Persero), dan para pemangku kepentingan lainnya dapat mempercepat penyediaan listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan demikian, target pemerataan energi dan penguatan ketahanan energi nasional dapat tercapai secara berkelanjutan.***

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: