UMKM Karawang Go Digital Lewat Aplikasi Besutan Vicky Prasetyo

UMKM Karawang Go Digital Lewat Aplikasi Besutan Vicky Prasetyo

Disperindagkop UKM Karwang bersama My Outlet Indonesia perluas UMKM go digital-Aufa Karawang Bekasi Ekspres-

KARAWANG BEKASI DISWAY.ID — Program Mentorship 360 yang dicanangkan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Karawang, terus diperluas.

Kali ini, Disperindagkop UKM bersama The Ichijao Teknika Globalindo -selaku perusahaan aplikasi My Outlet Indonesia- memberikan pelatihan kepada 130 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Karawang agar berdaya saing atau naik kelas. Para peserta perwakilan dari 10 kecamatan meliputi Tegalwaru, Pangkalan, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Karawang Barat, Karawang Timur, Klari, Ciampel, Majalaya, hingga Purwasari.

Selama kegiatan, para pelaku usaha dibekali materi krusial mengenai manajemen keuangan, penyusunan Business Model Canvas (BMC), legalitas usaha, hingga formulasi strategi pemasaran modern.

Koordinator Daerah Mentorship 360, Idah Farida, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan agar UMKM di Karawang tidak hanya unggul dari segi keilmuan, tetapi juga memiliki akses jaringan bisnis yang lebih luas.

"Program ini masih menjadi bagian dari rangkaian Mentorship 360 untuk UMKM di Kabupaten Karawang. Kami berkolaborasi dengan My Outlet agar peserta tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga mendapatkan motivasi dan peluang memperluas jaringan usaha," ujar dia di Aula Kelurahan Nagasari, pada Rabu, 29 Juli 2026 lalu.

Tidak sekadar membekali teori, agenda ini juga menjadi momentum pengenalan aplikasi My Outlet. Platform berbasis digital tersebut mempermudah UMKM mengelola aktivitas operasional, mulai dari pencatatan transaksi, pembelian bahan baku, manajemen produksi, distribusi, hingga penghitungan otomatis Harga Pokok Penjualan (HPP) dan laporan laba-rugi.

Idah menambahkan, transparansi dan kerapian data keuangan dalam satu sistem terpadu akan membawa UMKM ke level manajemen yang lebih profesional.

"Dengan seluruh aktivitas usaha tercatat dalam satu sistem, pelaku UMKM diharapkan dapat menjalankan bisnisnya dengan lebih tertata dan profesional," tegasnya.

Brand Owner My Outlet, Vicky Prasetyo, menerangkan bahwa platform tersebut merupakan buah kolaborasi untuk mengakselerasi transformasi digital para pengusaha daerah.

"Program ini kami bangun bersama Mas Riki. Beliau mengembangkan sistem dan modulnya, sementara saya membantu dari sisi strategi pemasaran dan promosi hingga akhirnya menjadi satu perusahaan," tutur Vicky.

Sementara itu, Owner My Outlet, Riki, mengungkapkan bahwa aplikasi yang dikembangkan merupakan bentuk adaptasi teknologi Enterprise Resource Planning (ERP) yang telah disederhanakan agar mudah dioperasikan oleh pelaku UMKM. Setelah melalui tahap riset selama dua tahun, Karawang dipilih sebagai kota pertama peluncuran karena merupakan daerah asal perusahaan.

"Kami ingin membantu UMKM bukan hanya dalam pengelolaan bisnis, tetapi juga dari sisi promosi melalui jaringan yang dimiliki Pak Vicky Prasetyo. Harapannya, pelaku usaha bisa berkembang dari manajemen hingga peningkatan penjualan," kata Riki.(auf)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait