IKN Kebanjiran Program Kampus! UI dan Gunadarma Buka Jalan Pendidikan Kesehatan hingga S3

IKN Kebanjiran Program Kampus! UI dan Gunadarma Buka Jalan Pendidikan Kesehatan hingga S3

Otorita IKN, FKUI, dan Gunadarma meluncurkan tiga program pendidikan dan riset kesehatan untuk memperkuat ekosistem akademik Nusantara.--

Otorita IKN menggandeng FKUI dan Universitas Gunadarma untuk memperkuat pendidikan, riset kesehatan, dan layanan masyarakat. Tiga program baru resmi diluncurkan dalam NHAS 2026.

KARAWANG BEKASI, DISWAY.ID – Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai memperkuat daya tariknya sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Tak hanya membangun infrastruktur pemerintahan, Otorita IKN kini menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Universitas Gunadarma untuk mengembangkan pendidikan tinggi, riset kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Kolaborasi tersebut mengemuka dalam kegiatan Nusantara Health & Academic Summit (NHAS) 2026 di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (5/11/2026). Kegiatan yang berlangsung pada 5-7 November 2026 ini menjadi tindak lanjut kerja sama ketiga institusi yang mereka tandatangani pada 28 September 2026.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan program pendidikan, penelitian kesehatan, pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan olahraga dan budaya. Melalui langkah ini, ketiga institusi ingin memperkuat ekosistem akademik sekaligus mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat di IKN dan wilayah sekitarnya.

Basuki Hadimuljono: IKN Butuh Manusia, Bukan Cuma Bangunan

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut positif keterlibatan Universitas Indonesia dan Universitas Gunadarma dalam pembangunan ekosistem perkotaan Nusantara. Menurutnya, pembangunan fasilitas fisik harus berjalan seiring dengan kehadiran sumber daya manusia yang mampu menghidupkan dan memanfaatkan berbagai fasilitas tersebut.

Basuki menilai perguruan tinggi memiliki peran penting untuk mengisi kebutuhan manusia, pendidikan, dan aktivitas sosial di ibu kota baru. Karena itu, kehadiran kampus dan program akademik menjadi bagian penting dari pengembangan IKN.

"Hari ini, hari yang paling bahagia buat saya. Saya ini sebagai wadahnya saja, yang mengisi itu manusianya untuk bisa berinteraksi. Saya menyatakan terima kasih dan bersyukur kepada Universitas Gunadarma yang sangat mendukung IKN, termasuk juga dengan Universitas Indonesia yang telah mengadakan launching ini dan besok ada launching pendidikan pascasarjana untuk bidang kesehatan," ujar Basuki.

FKUI Bawa Pendidikan dan Riset Kesehatan ke Nusantara

Dekan FKUI Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani, M.Biomed., Sp.P(K), menekankan bahwa kolaborasi antarlembaga harus menghasilkan manfaat nyata. Menurutnya, keberhasilan kerja sama tidak cukup diukur dari jumlah dokumen kesepakatan, tetapi juga dari karya, solusi, dan dampak yang dirasakan masyarakat.

FKUI berharap kerja sama dengan Otorita IKN dan Universitas Gunadarma dapat menjawab kebutuhan pendidikan serta layanan kesehatan masyarakat di Nusantara dan daerah sekitarnya. Pengembangan riset juga diharapkan menghasilkan kontribusi konkret bagi peningkatan kualitas kesehatan.

"Keberhasilan kolaborasi bukan diukur dari banyaknya dokumen yang kita tandatangani, tetapi dari karya yang dihasilkan, persoalan yang diselesaikan, dan kehidupan masyarakat yang diperbaiki. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di IKN dan sekitarnya," ujar Anna.

Dukungan serupa disampaikan Rektor Universitas Gunadarma, Prof. Dr. E. S. Margianti, S.E., M.M., yang mengikuti kegiatan secara virtual. Dia melihat kolaborasi tiga institusi tersebut sebagai peluang besar untuk mengembangkan berbagai program pendidikan, penelitian, dan kesehatan.

"Kita berkumpul bersama dari tiga keluarga besar, dari Keluarga Otorita IKN, Keluarga Universitas Indonesia khususnya kedokteran, dan juga Keluarga Besar Universitas Gunadarma. Sungguh potensi yang luar biasa, banyak hal yang dapat kita lakukan bersama nantinya," ujar Margianti.

Kemendiktisaintek Ingin IKN Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan

Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Muhammad Najib, turut mendukung pengembangan ekosistem pendidikan di Nusantara. Dia berharap kolaborasi tersebut mampu melahirkan sistem kesehatan yang dapat menjadi percontohan.

Najib juga mendorong IKN berkembang melampaui fungsinya sebagai pusat pemerintahan. Kehadiran perguruan tinggi, kegiatan penelitian, dan implementasi ilmu pengetahuan diharapkan menjadikan Nusantara sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan dan keilmuan.

"Pak Bas menyiapkan wadahnya, kampus-kampus itu memberikan tidak hanya software-nya tetapi implementasi melahirkan sistem kesehatan yang dapat menjadi percontohan. Kita ingin satu hari, IKN menjadi center, bukan hanya pusat pemerintahan tetapi pusat pengembangan keilmuan dan pendidikan," ujar Najib.

Kemenkes Soroti Kebutuhan Tenaga Kesehatan dan Inovasi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait