KETUA Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Ani Rukmini memperingatkan agar Pemkab Bekasi bisa mempersiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2022 sejak bulan Juli mendatang. Ia menilai, eksekutif harus melakukan evaluasi pada kejadian sebelumnya mengingat APBD Perubahan 2021 lalu ditolak, sehingga menyebabkan molornya pengerjaan infrastruktur akibat keterlambatan membahas Anggaran Biaya Tambahan (ABT). "Waktu itu eksekutif yang lambat memasukan bahan ABT. Walaupun eksekutif punya alasan karena proses sistem yang baru dan menyulitkan dari pusat, dan sebagainya. Harusnya dari Juli sudah dipersiapkan," tutur Ani saat dikonfirmasi, Rabu (2/3/2022). Apabila telah dipersiapkan sejak Juli, prosesnya bisa langsung berlanjut pada tahap pembahasan di bulan Agustus. Ani menjelaskan, proses pengawasan anggaran di masing-masing komisi sangat diperlukan dalam masa pembahasan untuk menghindari terjadi penyelewengan. "Karena kan ada juga pendalaman di komisi. Kalau terlambat kan pembahasan di komisi juga terlewatkan karena terburu-buru waktunya. Nah proses penganggaran ketika komisi tidak ada kesempatan untuk pendalaman juga sangat merepotkan. Saya harap itu enggak terjadi lagi," katanya. APBD Perubahan, sambung Ani, idealnya diketok palu pada September. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi koreksi anggaran yang dilakukan oleh gubernur sehingga legislatif dan eksekutif bisa kembali mengajukan paling lambat sebelum November. "Draft sampai di gubernur kalau enggak salah harusnya sebelum November. Kalau sudah kami ajukan, kan juga harus ada evaluasi di gubernurnya, kalau dari sini ngasihnya sudah telat, akan semakin telat lagi dibahas oleh gubernur," ucap Ani. Ani mengaku telah menyarankan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Kholik Qodratullah agar nantinya bisa bersurat kepada eksekutif dalam rangka mengingatkan penyusunan RAPBD Perubahan 2022. "Kami nanti akan selalu mengingatkan eksekutif untuk selalu taat agar ABT tidak telat seperti tahun lalu. Saya juga sudah menyarankan kepada pimpinan dewan untuk bersurat, kalau sudah waktunya mengingatkan. Setidaknya Agustus sudah harus dibahas," tuturnya. (bbs/mhs)
Juli, Pemkab Harus Mulai Bahas RAPBD 2022
Jumat 04-03-2022,08:00 WIB
Editor : redaksimetro01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,22:23 WIB
Terjadi Kecelakaan di Tol Cipularang KM 92, Lalin Arah Jakarta Sempat Tersendat
Selasa 21-04-2026,21:40 WIB
Tiga Titik Jalan CBL Amblas
Rabu 22-04-2026,12:41 WIB
Komatsu dan Warga Bersihkan Kali Rasmi di Karangbahagia, Upaya Tekan Risiko Banjir
Selasa 21-04-2026,21:49 WIB
Belum Ada Perbaikan, Jalan Raya CBL Cibitung Muktiwari Ambles dan Bikin Antrean Tiap Hari
Selasa 21-04-2026,21:11 WIB
Lagi-lagi Ambles, Jalan Kali CBL Cibitung Kertamukti Bikin Pengendara Deg-degan
Terkini
Rabu 22-04-2026,16:22 WIB
Medsos Jadi Jalur Peredaran Narkoba di Bekasi, Sabu dan 3 Kg Ganja Disita Polisi
Rabu 22-04-2026,16:18 WIB
Universitas Esa Unggul Perkuat Pemberdayaan Desa, Bergabung dalam Kolaborasi Nasional 64 Kampus
Rabu 22-04-2026,14:25 WIB
Peduli Kesehatan Perempuan Indonesia, Pertamina Perluas Akses Deteksi Dini Kanker Payudara
Rabu 22-04-2026,12:41 WIB
Komatsu dan Warga Bersihkan Kali Rasmi di Karangbahagia, Upaya Tekan Risiko Banjir
Selasa 21-04-2026,22:46 WIB