KARAWANG – Pemerintah Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru, memanfaatkan anggaran program ketahanan pangan dari Dana Desa (DD) untuk membudidayakan tambak ikan jenis air tawar di belakang kantor desa. Kepala Urusan Keuangan Desa Pucung, Aditiya Sugita Pribadi mengatakan, program ketahanan pangan yang di buat oleh Pemdes Pucung berfokus pada budidaya ikan. Program ini sudah berjalan selama dua bulan dari anggaran dana desa tahap pertama. Dalam pengelolaannya dilakukan oleh masyarakat, dan hasil pembudidayaan diberikan kembali kepada masyarakat. Kata dia, program ketahanan pangan ini sudah sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 104 tahun 2022 tentang dana desa. Dengan menggunakan 20 persen anggaran untuk ketahanan pangan. “Di kami masuknya perikanan, diolah sama masyarakat. Hasilnya-pun nanti dibalikan kembali kepada masyarakat,†kata Aditiya. Ada 2 tambak yang didirikan oleh Pemdes Pucung. Tambak pertama dengan lebar 6x12 meter untuk 5 ribu ikan berjenis patin dan 2.000 ikan mujaer. Dan tambak ke dua dengan ukuran 6x8 meter untuk 500 ikan berjenis gabus. Aditiya membeberkan, anggaran yang dikucurkan untuk budidaya ikan sebesar Rp. 45 juta, dengan harapan dapat terealisasi dan dapat dipanen kurang lebih enam bulan. “Untuk perikanan sebesar 45 juta, hewani 100 juta, dan irigasi tersier kurang lebih 102 juta,†jelasnya. (gma)
Pemdes Pucung Laksanakan Program Ketahanan Pangan
Jumat 01-07-2022,02:00 WIB
Editor : redaksimetro01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 20-10-2026,12:39 WIB
Tabel KUR BSI 2026 Pinjaman Rp50 Juta untuk Usaha, Tersedia Cicilan Hingga 4 Tahun
Selasa 20-10-2026,23:11 WIB
Lagi-lagi di Jabar, Sejumlah Siswa SD di Kalijaga Cirebon Sakit Perut Usai Konsumsi MBG
Selasa 20-10-2026,18:19 WIB
Perkuat Sinergi Koperasi, Ketua dan Manajer KDMP Se-Kecamatan Kotabaru Gelar Silaturahmi dan Diskusi
Selasa 20-10-2026,18:19 WIB
Telepon KDM Jadi Sinyal Pelantikan Asep, Jumat Ini Resmi Jadi Bupati Bekasi
Selasa 20-10-2026,17:42 WIB
Mantap, Karawang Raih Penghargaan Sangat Baik dari Menteri Investasi, Bupati Aep Dorong Percepatan Perizinan
Terkini
Rabu 21-10-2026,12:15 WIB
Kardinal Suharyo Tinjau IKN: Gereja Berwajah Inkulturasi Disiapkan Menjadi Basilika Pertama Indonesia
Rabu 21-10-2026,10:35 WIB
Kenapa Rayap Makan Kayu tetapi Tidak Menghabiskan Pohon Hidup? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Rabu 21-10-2026,10:32 WIB
Persib Bandung vs Madura United: Gakuto Notsuda Diprediksi Debut di BRI Super League
Rabu 21-10-2026,10:24 WIB