KARAWANG - Ketua DPRD Karawang, Pendi Anwar, SE memberikan penjelasan yang menjadi penyebab SK Dewan Pakar masih ‘ngambang’. Menurutnya, terkendalanya SK Dewan Pakar belum dikeluarkan lantaran pihaknya masih membahas revisian tata tertib (Tatib) DPRD Tahun 2019. “Jumat ini Pansus Tatib akan paparan ke semua anggota DPRD Karawang,†kata Pendi. Perlunya ada revisi tatib, lanjutnya, lantaran di tatib tahun 2019 tidak mengatur kelompok dewan pakar secara detil. “Jadi (Tatib) itu kita revisi,†ujarnya. Saat disinggung mengapa seleksi dan penetapan Dewan Pakar lebih dahulu dilaksanakan dibanding revisi tatib, Pendi melempar bola itu ke Sekwan DPRD Karawang. Padahal selaku user adalah para pimpinan dan anggota DPRD Karawang sendiri, sehingga pihak Setwan DPRD Karawang hanya melaksanakan setelah ada instruksi dari pimpinan DPRD Karawang . “Keburu Sekwan buka pendaftaran,†paparnya. Begitu juga terkait kekosongan Dewan Pakar Bidang Ekonomi, ternyata diam-diam tanpa terekspose media telah terisi. “Sudah dilakukan seleksi sama para ketua fraksi didampingi sama LPPM yang sama, terpilih Wanta, S.E., M.M,†pungkasnya. (bbs/mhs)
Ini Alasan Dewan Pakar DPRD Belum Bekerja
Minggu 03-04-2022,10:00 WIB
Editor : redaksimetro01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 26-09-2026,17:54 WIB
Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Usung Baterai 6.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
Sabtu 26-09-2026,15:59 WIB
ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN
Sabtu 26-09-2026,17:59 WIB
Sharp Gebrak Pasar TV 4K: Bawa Pengalaman Gaming Smooth dan Visual Kaya Warna ke Ruang Keluarga
Sabtu 26-09-2026,15:22 WIB
Aksi Nekat Dua Jambret di Jatimulya Bikin Korban Tersungkur, Berakhir di Babelan
Terkini
Minggu 27-09-2026,00:21 WIB
Sisa 3 Bulan Bikin Proyek Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Bekasi Menumpuk di Akhir Tahun
Minggu 27-09-2026,00:00 WIB
Sawah di Kabupaten Bekasi Kering 7 Bulan, Menteri PU Ngamuk hingga Ancam Copot Dirjen SDA dan BBWS Citarum
Sabtu 26-09-2026,23:44 WIB
154 Pemenang Pilkades Kabupaten Bekasi Masih Dibayangi Sengketa
Sabtu 26-09-2026,20:02 WIB