KEBIJAKAN pemerintah soal syarat test PCR untuk penumpang pesawat terbang menuai polemik berbagai pihak. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai kebijakan ini diskriminatif. Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan kebijakan ini dirasa memberatkan penumpang. Apalagi moda transportasi lain masih menggunakan test antigen. "Diskriminatif, karena sektor transportasi lain hanya menggunakan antigen, bahkan tidak pakai apapun," ujar Tulus kepada awak media, Sabtu (23/10). Tulus juga menuturkan Harga Eceran Tertinggi (HET) tes PCR di lapangan banyak diakali oleh penyedia sehingga harganya naik berkali lipat. "HET PCR di lapangan banyak diakali oleh provider dengan istilah 'PCR Ekspress', yang harganya tiga kali lipat dibanding PCR yang normal. Ini karena PCR normal hasilnya terlalu lama, minimal 1x24 jam," bebernya. Tulus menambahkan kebijakaN ini juga memberatkan daerah lain yang banyak belum memiliki laboratorium PCR mumpuni. Misalnya, waktu pemberlakuan PCR menjadi 3x24 jam, mengingat di sejumlah daerah tidak semua laboratorium PCR bisa mengeluarkan hasil cepat. "Jangan sampai kebijakan tersebut kental aura bisnisnya. Ada pihak pihak tertentu yang diuntungkan," pungkas Tulus Abadi. Seperti diketahui, dalam aturan terbaru surat keterangan hasil negatif RT-PCR maksimal 2x24 jam dijadikan syarat sebelum keberangkatan perjalanan dari dan ke wilayah Jawa-Bali serta di daerah yang masuk kategori PPKM level 3 dan 4. Untuk luar Jawa-Bali, syarat ini juga ditetapkan bagi daerah dengan kategori PPKM level 1 dan 2, namun tes antigen masih tetap berlaku dengan durasi 1x24 jam. (bbs/genpi/kbe)
Penumpang Pesawat Wajib PCR, Begini Kata YLKI
Minggu 24-10-2021,12:30 WIB
Editor : redaksimetro01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,21:26 WIB
Ternyata Ini Penyebab Alfamart di Mustikasari Terbakar Usai Hujan Deras
Senin 13-04-2026,21:45 WIB
Makin Meresahkan! Aksi Pencurian Sepeda Motor Siang Hari di Babelan Bekasi Terekam CCTV
Selasa 14-04-2026,11:11 WIB
Parah! Underpass Tol Japek Selatan 2 Jadi Ajang Saling Serobot, Jadi Macet Total
Selasa 14-04-2026,11:46 WIB
Relokasi Pasar Cikarang Dikeluhkan, Pedagang Ayam Potong Sebut Pembeli Sepi Lantaran Lingkungan Kotor
Selasa 14-04-2026,14:07 WIB
PTPN I Tanam 1.000 Pohon di Ajang Walini Cross Country
Terkini
Selasa 14-04-2026,14:07 WIB
PTPN I Tanam 1.000 Pohon di Ajang Walini Cross Country
Selasa 14-04-2026,11:46 WIB
Relokasi Pasar Cikarang Dikeluhkan, Pedagang Ayam Potong Sebut Pembeli Sepi Lantaran Lingkungan Kotor
Selasa 14-04-2026,11:11 WIB
Parah! Underpass Tol Japek Selatan 2 Jadi Ajang Saling Serobot, Jadi Macet Total
Senin 13-04-2026,21:45 WIB
Makin Meresahkan! Aksi Pencurian Sepeda Motor Siang Hari di Babelan Bekasi Terekam CCTV
Senin 13-04-2026,21:26 WIB