PEMERINTAHAN Taliban di Afghanistan kembali melarang kegiatan perempuan di dunia olaharaga. Salah satu yang paling terdampak adalah Timnas putri kriket. Dalam wawancara dengan media Australia SBS, Deputi Kepala Komisi Kebudayaan Taliban Ahmadullah Wasiq menyatakan bahwa olahraga tidak cocok dan tidak perlu dilakukan oleh perempuan. "Aku rasa perempuan dilarang bermain kriket karena tidak ada gunanya mereka bermain kriket," terang Wasiq. "Di dalam olahraga kriket, mereka (perempuan) bisa menghadapi situasi dimana wajah dan tubuhnya tidak tertutupi. Islam tidak menoleransi perempuan terlihat seperti itu," tambahnya dilansir dari The Guardian. "Di dalam era media seperti sekarang, akan ada foto dan video yang merekam kegiatan itu. Dan orang lain bisa menontonnya," tandasnya. "Islam dan Negara Islam (Afghanistan) tidak mengizinkan perempuan bermain kriket dan olahraga sejenisnya, yang mana mereka bisa terekspos," terangnya. Di saat pihak ofisial kriket Afghanistan menyatakan belum ada larangan resmi dari pemerintah, seluruh program pembinaan dan latihan sudah dihentikan sejak Taliban kembali berkuasa. (bbs/The Guardian/kbe)
Pemerintahan Taliban Larang Perempuan Bermain Kriket
Kamis 09-09-2021,11:30 WIB
Editor : redaksimetro01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 17-08-2026,19:08 WIB
Puluhan Petani Singkong di Sukabumi Kaget Masuk Daftar Kredit Macet, Diduga Terkait Program Budidaya
Senin 17-08-2026,12:19 WIB
Pemkab Karawang Galang Donasi Kemanusiaan untuk NTT di Momentum HUT ke-81 RI
Senin 17-08-2026,20:14 WIB
Total 7 Jembatan Gantung TNI-Polri Dibangun di Kabupaten Bekasi, Ini Daftar dan Lokasinya...
Senin 17-08-2026,18:48 WIB
Pemdes Purwadana Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Parade Wanita Merdeka
Senin 17-08-2026,14:00 WIB
Terinspirasi dari Sumedang, Jurnalis Cikarang Ekspres Juara 1 Lomba Inovasi TTG Kabupaten Bekasi 2026
Terkini
Senin 17-08-2026,20:14 WIB
Total 7 Jembatan Gantung TNI-Polri Dibangun di Kabupaten Bekasi, Ini Daftar dan Lokasinya...
Senin 17-08-2026,19:12 WIB
Gempa M 2,4 Guncang Kabupaten Bandung, Getaran Dirasakan Warga Pangalengan
Senin 17-08-2026,19:08 WIB
Puluhan Petani Singkong di Sukabumi Kaget Masuk Daftar Kredit Macet, Diduga Terkait Program Budidaya
Senin 17-08-2026,19:03 WIB
Kasus Pohon Dikuliti di Jalan Pahlawan Bandung Disorot, Wali Kota Turun Tangan
Senin 17-08-2026,18:54 WIB