KRISIS energi kini terjadi di sejumlah negara di dunia. Setelah Inggris dan China kini krisis serupa mengancam India. Perusahaan utilitas di negeri itu ramai-ramai mengamankan pasokan batu bara setelah lonjakan permintaan listrik dari industri dan impor yang lambat. Ini karena rekor harga global karena rebound permintaan listrik dan persaingan dengan China- konsumen batu bara terbesar dunia- yang sedang terkena krisis listrik parah. Data pemerintah menunjukkan setengah dari 135 pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) hanya memiliki stok bahan bakar kurang dari tiga hari. Padahal, aturan pemerintah federal, pasokan setidaknya harus ada untuk dua minggu. “Kegentingan pasokan diperkirakan akan berlanjut,†kata unit lembaga pemeringkat S&P CRISIL dalam sebuah laporan, dikutip Jumat (1/10/2021). “Inventarisasi batu bara di pembangkit (India) akan meningkat secara bertahap hingga Maret nanti,†prediksi lembaga itu lagi. Secara detil, konsumsi listrik negara-negara bagian yang fokus ke Industri terus naik. Di Maharashtra, Gujarat dab Tamil Nadu misalnya, konsumsi tumbuh 13,9 hingga 21% dalam tiga bulan hingga September. “Tahun ini kami melihat pertumbuhan yang luar biasa dari permintaan industri,†kata Direktur regulator listrik Gujarat, Shameena Husain. Harga batu bara dari eksportir utama dunia, telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Batu bara Newcastle Australia naik sekitar 50%. Sementara Indonesia naik 30% dalam tiga bulan terakhir. Patokan harga untuk September bahkan tujuh kali lipat lebih tinggi dari bahan bakar kualitas serupa di Coal India, perusahaan pertambangan dan pemurnian milik pemerintah India. “Pedagang yang membeli batu bara dari Coal India di pelelangan spot melakukan ‘pembunuhan’. Mereka menjual dengan harga premium 50-100%,†kata seorang pejabat senior yang bertanggung jawab atas pengadaan batu bara di sebuah operator utilitas besar India. Meskipun pasokan batu bara India menyusut, pemadaman listrik skala besar belum terjadi. Tapi mengutip Reuters, kekurangan sudah terlihat di Uttar Pradesh, Bihar dan Kashmir. India adalah importir batu bara terbesar kedua di dunia. Meski demikian, negara Tuan Takut itu memiliki cadangan terbesar keempat dunia. (bbs/fjr/kbe)
India Dilanda Krisis Energi, Stok Batubara Menipis
Sabtu 02-10-2021,06:30 WIB
Editor : redaksimetro01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 14-09-2026,12:48 WIB
Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara Kunang Divonis 6 Tahun Plus Uang Pengganti 10,4 Miliar
Senin 14-09-2026,13:33 WIB
HUT ke-393, Ketua Komisi I DPRD Karawang Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan
Senin 14-09-2026,15:23 WIB
RUPSLB Lippo Cikarang Putuskan Perombakan Dewan Komisaris
Senin 14-09-2026,10:13 WIB
KM Virgo Transport 8 Terbalik, DPR Soroti Bahaya Kapal Tua yang Dimodifikasi
Senin 14-09-2026,10:10 WIB
HUT Karawang ke-393, BPJS Ketenagakerjaan Karawang, Perkerjakan Disabilitas sebagai Driver Operasional
Terkini
Senin 14-09-2026,17:25 WIB
Kurangi Dampak Abu Vulkanik, Damkar Bandung Semprot Jalan Protokol
Senin 14-09-2026,17:22 WIB
23 Warga Jabar Jadi Korban KM Virgo Transport 8, 10 Masih Dalam Pencarian
Senin 14-09-2026,17:19 WIB
Penerimaan PBJT Makanan dan Minuman Kabupaten Cirebon Tembus Rp20,95 Miliar
Senin 14-09-2026,17:13 WIB
Dua Pelajar SMP Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Palabuhan II Sukabumi
Senin 14-09-2026,17:06 WIB