Pengangguran Struktural
Pengangguran struktural terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara keahlian dan keterampilan yang dimiliki oleh tenaga kerja dengan jenis pekerjaan yang tersedia.
Contohnya, orang yang memiliki keahlian dalam teknologi informasi mungkin sulit untuk menemukan pekerjaan di sektor manufaktur.
Mengetahui jenis-jenis pengangguran sangat penting dalam mengatasi masalah pengangguran.
Dalam upaya mengatasi pengangguran, perlu dilakukan upaya-upaya untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak dan bermutu, meningkatkan kualitas dan akses pendidikan, serta memberikan pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dampak Pengangguran: Ekonomi, Sosial, dan Psikologis
Pengangguran bukan hanya masalah individu, tetapi juga berdampak pada masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan.
Dampak pengangguran dapat dibagi menjadi tiga kategori utama: ekonomi, sosial, dan psikologis.
Dampak Ekonomi Pengangguran
Dampak ekonomi pengangguran terjadi karena berkurangnya konsumsi masyarakat dan penurunan pertumbuhan ekonomi.
Ketika jumlah pengangguran meningkat, maka tingkat konsumsi masyarakat menurun karena adanya penurunan pendapatan.
Hal ini mempengaruhi pertumbuhan ekonomi karena turunnya permintaan akan barang dan jasa.
Pengangguran juga dapat memicu inflasi karena masyarakat lebih hemat dalam pengeluaran.
Dampak Sosial Pengangguran