KARAWANG- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karawang melakukan sensus pertanian mencapai 77 ribu petani per tanggal (20/7/2023). Hal tersebut diungkapkan, Bidang Statistisi Madya BPS Karawang, Mina Nuraini.
Sensus pertanian ini telah berlangsung sejak 1 Juni 2023 dan akan berakhir pada 31 Juli 2023. Hasilnya, sejauh ini sudah ada 77 ribu petani yang telah didata dari target sebanyak 100 ribu petani dengan sebaran 7.721 RT di Karawang. “Sensusnya sisa 2 minggu lagi dengan target 100 ribu data Petani. Kita pake tagging, jadi nanti titik-titik lokasi petaninya langsung muncul yang di-maps,” katanya. Mina mengatakan, saat melakukan sensus, pihaknya memegang nama-nama yang diduga petani, lalu saat door to door tentu ditemui beragam kendala oleh petugas. “Temuan sensus, ada yang sudah meninggal, ada yang alih fungsi, ada juga yang saat didatangi tidak ada orangnya,” jelasnya. Menurut Mina, poin sensusnya terbagi menjadi 7 subsektor, di antaranya; tanaman pangan, holtikultura, peternakan, perkebunan, perikanan (budidaya dan tangkap), kehutanan serta jasa pertanian. “Sub yang ditemui paling banyak itu petani tanaman pangan dengan jumlah 45.313 jumlah Petani di minggu ini, ” ungkapnya. Rincian selanjutnya, Peternakan 23.151 Petani, Holtikultura 12.645 Petani, Perkebunan 3.500 Petani, Kehutanan 1.806 Petani dan Perikanan 1.200 Petani. Karena ditemukan petani yang beralih fungsi dimungkinkan jumlah Petani Karawang pada sensus tahun 2023 ini menurun dibandingkan sensus pertanian tahun 2013. “Sementara kami infokan quick count sebagai gambaran, detailnya akan dirilis setelah sensus selesai dan data terolah. Nanti begitu selesai 100 persen, baru bisa diklaim naik turunnya . Harapan kita, data ini bisa dimanfaatkan oleh user atau konsumen misal pemangku kebijakan seperti Pemda,” p ungkasnya. (bbs/rie)Jumlah Petani di Karawang Tiap Tahun Menurun
Selasa 25-07-2023,13:35 WIB
Reporter : Gemah
Editor : Gemah
Tags : #petani karawang
#bps karawang
Kategori :
Terkait
Jumat 30-01-2026,17:59 WIB
Harga Rp 6500 Perkilo,;Bulog Karawang Serap 14.041 Ton Gabah Petani Terdampak Banjir
Jumat 30-01-2026,15:46 WIB
Bulog Sudah Serap Belasan Ribu Gabah Petani Karawang Terdampak Banjir
Selasa 25-02-2025,10:27 WIB
Benarkah HPP Gabah di Karawang Rp 6500 Per Kilo, Begini Penjelasan Bulog pada Dewan
Selasa 15-10-2024,11:06 WIB
Dosen Unsika Hibahkan Alat Pengering Padi, Produktifitas Petani Karawang Meningkat Pesat
Jumat 03-05-2024,19:02 WIB
Pupuk Kujang Terima Aspirasi Petani Karawang Lewat Program Temu Tani
Terpopuler
Selasa 17-02-2026,13:06 WIB
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Rp22.000, Buyback ikut melemah ke level Rp2,706 juta per gram
Selasa 17-02-2026,15:24 WIB
Spesial Imlek! Kode Redeem FC Mobile Terbaru 17 Februari 2026, Ada Items eksklusif hingga Pemain OVR 108-112
Selasa 17-02-2026,15:16 WIB
Jadwal Sholat Tarawih Pertama Ramadan 2026, NU, Muhammadiyah dan Pemerintah
Selasa 17-02-2026,16:24 WIB
Ruas Jalan Nasional di Karawang Rusak Berat, BBPJN DKI Jakarta-Jabar: Rekonstruksi Sudah Diusulkan ke Pusat
Selasa 17-02-2026,13:10 WIB
Ribuan Perusahaan di Bekasi Diduga Gunakan Air Tanah Tanpa Bayar Pajak
Terkini
Rabu 18-02-2026,08:48 WIB
Short History Air Perpipaan: Dari Peradaban ke Pelayanan Publik Dan Peran PERUMDAM Tirta Tarum Karawang
Rabu 18-02-2026,07:08 WIB
Resep Jongkong Khas Bangka, Cemilan Lembut yang Lezat untuk Keluarga di Rumah
Rabu 18-02-2026,06:54 WIB
Tips Membantu Mengurangi dan Memudarkan Bintik Hitam Pada Wajah Kamu
Selasa 17-02-2026,19:50 WIB
BMKG Siagakan 37 Lokasi Rukyat Hilal untuk Awal Ramadan
Selasa 17-02-2026,19:46 WIB