Beberapa bahaya yang terkait dengan konsumsi buah pinang adalah sebagai berikut:
- Kerusakan gusi: Kandungan arekolina dalam buah pinang dapat menyebabkan iritasi pada jaringan gusi dan menyebabkan penyakit periodontal.
- Ketergantungan: Biji pinang mengandung alkaloid yang dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis jika dikonsumsi secara berlebihan.
- Risiko kanker mulut: Konsumsi buah pinang yang berlebihan dan sering dapat meningkatkan risiko kanker mulut, terutama jika dikonsumsi bersamaan dengan tembakau.
- Masalah pencernaan: Mengonsumsi buah pinang dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare, mual, dan muntah.
Penting untuk diingat bahwa konsumsi buah pinang yang berlebihan atau sering, serta penggunaan bersamaan dengan tembakau, dapat meningkatkan risiko kesehatan. Sebaiknya, konsultasikan dengan profesional medis sebelum mengonsumsi buah pinang secara teratur.
Dari manfaat-manfaat tersebut, sebenarnya dapat dimanfaatkan dalam pengolahan produk pangan, seperti makanan ringan, permen, dan bahan pengawet.
BACA JUGA:Temuan Pemalsuan Data Peserta PPDB Online 2023, Disdik Jabar Sebut Ini Modusnya dan Tengah Didalami
- Makanan ringan: Terdapat potensi untuk mengolah biji atau buah pinang menjadi bahan dasar dalam pembuatan makanan ringan seperti tepung jagung, tepung umbi-umbian, atau tepung kacang-kacangan. Pada pengolahannya, buah pinang dapat diolah menjadi keripik, roti/kue, dll.