Jabar, Disway.id- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI merilis data sebanyak enam kasus cacar monyet atau mpox di Jakarta diidap oleh orang dengan HIV (ODHIV) dan memiliki orientasi biseksual. "Dari hasil penelusuran diketahui enam pasien cacar monyet merupakan ODHIV dan memiliki orientasi biseksual," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu di Jakarta, Senin (30/10/2023).
Maxi mengatakan, mayoritas pasien terkonfirmasi cacar monyet adalah laki-laki berusia produktif antara 25-29 tahun, sementara sisanya adalah laki-laki berusia 30-39 tahun. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium per 13 Oktober 2023, kata Maxi, Kemenkes RI mendeteksi total tujuh kasus konfirmasi cacar monyet di Indonesia pada tahun ini. Jumlah tersebut di luar satu kasus perdana yang ditemukan di Indonesia pada medio 2022. Seluruh kasus konfirmasi ditemukan di wilayah DKI Jakarta. Rinciannya, satu kasus dilaporkan dari Jatinegara, Mampang satu kasus, Kebayoran Lama satu kasus, Setiabudi dua kasus, Grogol Petamburan satu kasus, dan Kembangan satu kasus. BACA JUGA:Kemenkes Temukan Kasus Cacar Monyet di Bandung Jawa Barat Maxi mengatakan, saat ini seluruh pasien sedang menjalani perawatan intensif di ruang isolasi di sejumlah rumah sakit di Jakarta. Perawatan akan dilakukan hingga luka mengering dengan sempurna. “Untuk kondisinya, semua baik dan stabil. Kita pantau secara ketat dan terus menerus. Saat ini kita juga sedang memonitor pihak-pihak yang melakukan kontak erat dengan pasien,” ujarnya. Maxi mengatakan bahwa pasien cacar monyet memiliki faktor prilaku seks beresiko dengan munculnya lesi dan ruam kemerahan, dan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam, dan sulit menelan. Penularan terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi, kata Maxi menambahkan. BACA JUGA:Terpapar Virus, Ribuan Koi Asal Jepang Dimusnahkan Menyikapi kasus tersebut, Kemenkes RI melakukan upaya penanggulangan cacar monyet berupa surveilans, terapeutik dan vaksinasi. Menurut Maxi upaya surveilans dilakukan dengan penyelidikan epidemiologi dan penyiapan laboratorium pemeriksa. Terapeutik dilakukan dengan memberikan terapi simtomatis, pemenuhan logistik antivirus khusus mpox serta pemantauan kondisi pasien. Selanjutnya, Kemenkes juga melakukan vaksinasi cacar monyet, terutama pada populasi yang paling berisiko. "Kriteria penerima vaksin adalah laki-laki yang dalam dua minggu terakhir melakukan hubungan seksual berisiko dengan sesama jenis dengan atau tanpa status ODHIV," katanya. BACA JUGA:Waspdalah… ! 7 Ton Daging Babi dari Jakarta Terinfeksi Virus Berbahaya dan Mematikan Vaksinasi mpox rencananya akan dilaksanakan mulai 24 Oktober 2023 dengan jumlah sasaran sekitar 447 orang di Klinik Carlo serta puskesmas yang berada di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Maxi mengatakan, vaksin mpox diberikan dalam 2 dosis dengan interval suntikan selama empat minggu menggunakan vaksin impor yang diproduksi oleh Bavarian Nordic, Denmark dengan merk dagang JYNNEOS kemasan single-dose. Vaksin tersebut telah memiliki Sertifikat Pelulusan Vaksin (Certificate of Release) dari BPOM terbit 17 Maret 2023. “Stok vaksin mpox kita aman. Saat ini, sebanyak 991 vial vaksin mpox sudah didistribusikan ke Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk memenuhi kebutuhan program vaksinasi mpox yang akan mulai diberikan Oktober ini,” katanya.***Kasus Cacar Monyet di Indonesia Diidap Penderita HIV
Senin 30-10-2023,13:29 WIB
Reporter : Okky Firmansyah
Editor : Okky Firmansyah
Kategori :
Terkait
Kamis 26-09-2024,12:41 WIB
Masyarakat Diimbau Terapkan PHBS Cegah Penyebaran Monkeypox
Rabu 08-11-2023,22:53 WIB
Satu Warga Bekasi Positif Mpox, Dinkes Diminta Massifkan Sosialisasi
Senin 30-10-2023,13:29 WIB
Kasus Cacar Monyet di Indonesia Diidap Penderita HIV
Senin 30-10-2023,12:40 WIB
Kemenkes Temukan Kasus Cacar Monyet di Bandung Jawa Barat
Terpopuler
Selasa 06-01-2026,17:01 WIB
RS Mandaya Karawang Hadirkan Layanan Kanker Terpadu dengan Teknologi Mutakhir
Selasa 06-01-2026,16:13 WIB
Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Tol Jagorawi Bogor, Pertamina RJBB Blokir Seluruh Code QR Bermasalah
Rabu 07-01-2026,01:51 WIB
Yonif 305/Tengkorak Raih Juara Lomba Parade dan Defile Sertijab Pangdivif 1 Kostrad
Rabu 07-01-2026,09:27 WIB
Dugaan Korupsi Tanah Kas Desa Karang Baru, IKA FH UPB Dorong Kejaksaan Audit Aset hingga Aliran Dana
Terkini
Rabu 07-01-2026,09:27 WIB
Dugaan Korupsi Tanah Kas Desa Karang Baru, IKA FH UPB Dorong Kejaksaan Audit Aset hingga Aliran Dana
Rabu 07-01-2026,01:51 WIB
Yonif 305/Tengkorak Raih Juara Lomba Parade dan Defile Sertijab Pangdivif 1 Kostrad
Selasa 06-01-2026,17:01 WIB
RS Mandaya Karawang Hadirkan Layanan Kanker Terpadu dengan Teknologi Mutakhir
Selasa 06-01-2026,16:13 WIB
Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi di Tol Jagorawi Bogor, Pertamina RJBB Blokir Seluruh Code QR Bermasalah
Senin 05-01-2026,14:29 WIB