Air garam telah dikenal memiliki sifat yang efektif dalam membunuh bakteri di tenggorokan.
Moms dapat mencampurkan air hangat dengan setengah sendok teh garam.
Anak dapat diminta untuk berkumur guna membantu mengurangi pembengkakan dan menjaga kebersihan tenggorokan.
Lakukan tindakan ini setiap tiga jam atau lebih sering untuk hasil yang optimal.
- Soda Kue
Berkumur dengan air garam mungkin lebih umum dilakukan daripada menggunakan larutan soda kue.
Namun, sebagaimana halnya dengan air garam, soda kue juga memiliki kemampuan untuk mengurangi ketidaknyamanan pada tenggorokan dan bertindak sebagai pengobatan untuk panas dalam.
Berkumur dengan larutan ini dapat membantu membunuh bakteri serta mencegah pertumbuhan ragi dan jamur.
The National Cancer Institute bahkan menyarankan untuk berkumur dan menggosok lembut dengan campuran satu cangkir air hangat, 1/4 sendok teh soda kue, dan 1/8 sendok teh garam.
Larutan ini disarankan untuk digunakan setiap 3 jam atau sesuai kebutuhan.
- Teh Chamomile
Teh chamomile memiliki sifat menenangkan secara alami.
Teh herbal ini terkenal karena kemampuannya dalam mengobati beberapa kondisi, termasuk sakit tenggorokan dan panas dalam.
Ini disebabkan oleh sifat antiinflamasi, antioksidan, dan astringen dari chamomile.
Studi dari U.S. National Library of Medicine juga menunjukkan bahwa menghirup uap chamomile dapat meredakan gejala pilek, termasuk sakit tenggorokan.
Selain itu, chamomile juga dapat merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membantu melawan infeksi yang menyebabkan sakit tenggorokan dan panas dalam pada anak.
- Peppermint
Peppermint sering dijumpai dalam produk permen karet karena kemampuannya dalam menyegarkan napas.
Minyak peppermint yang telah diencerkan juga dapat digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan pada tenggorokan atau sebagai pengobatan untuk panas dalam pada anak.