Penyebab dan Gejala Mata Ikan, Kutil, dan Kapalan Berikut Cara Pengobatanya.

Selasa 25-06-2024,21:15 WIB
Reporter : Rizsa
Editor : Rizsa

 

Kutil bervariasi dalam bentuk dan lokasi. Ada yang menyerupai daging tumbuh, mirip tahi lalat, atau berbentuk rata dengan kulit sekitarnya.

 

·   Kapalan

 

Kapalan umumnya lebih besar daripada mata ikan dan jarang menimbulkan rasa nyeri. Biasanya tumbuh di bagian kaki yang menopang beban, seperti telapak kaki, tetapi juga dapat muncul di tangan atau lutut yang sering mengalami tekanan. Kulit yang mengalami kapalan terasa lebih tebal, kasar, dan kurang sensitif.

 

Mengobati Mata Ikan, Kutil, dan Kapalan

 

Salah satu metode untuk mengatasi mata ikan, kutil, dan kapalan adalah menggunakan obat-obatan yang termasuk dalam golongan keratolitik, yang bertujuan untuk menipiskan kulit. Umumnya, obat keratolitik mengandung beberapa zat aktif, seperti:

 

·          Asam salisilat: Zat ini bertindak dengan melunakkan keratin yang menyebabkan pengerasan kulit. Proses ini secara bertahap membantu kulit yang menebal untuk menipis. Untuk mengobati kutil, larutan asam salisilat biasanya memiliki konsentrasi antara 5-27%. Untuk mata ikan dan kapalan, konsentrasi yang diperlukan bisa lebih tinggi, yakni antara 12-27%.

 

·          Asam laktat: Zat ini meningkatkan kelembapan kulit dengan cara menarik lebih banyak air ke dalam kulit, sehingga kulit menjadi lebih lembut. Asam laktat juga memiliki sifat keratolitik yang mirip dengan asam salisilat.

 

·          Polidocanol: Berfungsi sebagai obat bius lokal dan pelembap, polidocanol membantu mengurangi rasa gatal pada kulit yang kering dan mengeras.

 

Metode ini dapat membantu dalam meredakan gejala mata ikan, kutil, dan kapalan dengan cara mengurangi ketebalan kulit yang berlebihan.

 

Pengobatan mata ikan, kutil, dan kapalan menggunakan kombinasi obat-obatan yang disebutkan di atas memerlukan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu untuk memberikan hasil yang diharapkan. Durasi ini dapat bervariasi tergantung pada seberapa tebal kulit yang menebal. Untuk mempercepat proses pelunakan jaringan kulit, Anda dapat menutup area yang diberi obat dengan kain kassa. Meskipun penggunaan asam salisilat relatif aman, namun penggunaan berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti iritasi kulit, sensasi panas atau perih, serta kemerahan pada kulit.

BACA JUGA:4 Cara Paling Ampuh Atasi Kaki Kapalan Berikut Cara Pencegahannya

 

Sebagai perawatan mandiri di rumah, Anda juga dapat mengurangi ketebalan kulit keras pada mata ikan dan kapalan dengan menggunakan batu apung. Caranya, rendam batu apung dalam air hangat dan gosokkan dengan lembut pada mata ikan atau kapalan. Gunakan gerakan memutar untuk mengangkat lapisan kulit mati. Penting diingat, hindari penggunaan benda tajam untuk mengelupas kulit karena dapat menyebabkan luka dan infeksi.

Kategori :