Hal ini disebabkan oleh keterbatasan kemampuan mereka untuk menggerakkan kepala mereka dari satu sisi ke sisi lain.
Dengan demikian, kelahiran prematur menjadi faktor lain yang berkontribusi pada kepala bayi yang peyang.
Craniosynostosis
Kondisi kepala bayi yang peyang atau pipih kadang-kadang disebabkan oleh penyatuan dini dari lempeng tulang tengkorak bayi.
Kondisi ini dikenal sebagai craniosynostosis, yang memerlukan intervensi medis untuk memperbaiki bentuk tengkorak bayi.
Bayi yang lahir dengan kondisi ini dapat mengalami gejala mulai dari ringan hingga parah.
Penampilan kepala yang tidak normal ini memerlukan perbaikan melalui prosedur bedah.
Faktor Warisan Genetik
Kepala bayi yang peyang juga dapat disebabkan oleh faktor keturunan.
Meskipun relatif jarang, faktor genetik seperti plagiocephaly juga dianggap sebagai penyebab, meskipun tidak seumum penyebab lain seperti posisi tidur atau kondisi fisik.
Namun, dalam beberapa kasus, faktor genetik ini dapat mempengaruhi kondisi tersebut.
Contohnya, kecenderungan untuk memiliki tulang tengkorak yang lebih fleksibel atau lunak bisa membuat kepala bayi lebih rentan terhadap pembentukan bentuk yang tidak simetris.
Pembatasan Gerakan dalam Rahim
BACA JUGA:Disdik Bekasi Lepas 20 Atlet untuk Berlaga di O2SN Tingkat Jabar