Mengembangkan rasa percaya diri pada anak juga melibatkan kebiasaan untuk selalu meminta pendapat mereka.
Ajarkan anak untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan dengan mengajak mereka untuk berpartisipasi.
Contohnya, ketika pergi ke pusat perbelanjaan, libatkan anak dalam menentukan tujuan atau tempat makan yang diinginkan.
Dengan cara ini, anak akan merasa lebih percaya diri dalam menyampaikan pendapatnya tidak hanya kepada Moms, tetapi juga kepada orang lain.
Jangan melabeli anak pemalu
Meskipun anak mungkin masih kurang percaya diri dan tidak berani tampil di depan banyak orang, Moms sebaiknya menghindari menggunakan kata-kata seperti "pemalu" untuk menggambarkan Si Kecil.
Memberikan julukan semacam itu tidak akan membantu dalam menumbuhkan rasa percaya diri, malah dapat membuat Si Kecil merasa rendah diri dan berpikir bahwa ada yang salah dengan dirinya.
Selain itu, menyebut anak sebagai pemalu juga dapat mengimplikasikan bahwa rasa malu adalah hal yang buruk atau salah, yang pada akhirnya dapat membuat Si Kecil semakin menutup diri.
Sebagai alternatif, Moms dapat memberikan afirmasi positif kepada anak dengan menggunakan kata-kata seperti "anak percaya diri", "anak pemberani", atau "anak yang membuat orang tua bangga", untuk menanamkan energi positif dalam dirinya.