Jawa Barat, Disway.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi sorotan setelah muncul spekulasi bahwa dirinya menghadiri acara makan gratis dalam pesta pernikahan anak di Garut yang berujung tragedi. Acara tersebut dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan insiden pingsan massal akibat kekurangan oksigen.
Isu ini memicu kehebohan di masyarakat dan menjadi bahan pemberitaan berbagai media lokal. Sejumlah pihak mempertanyakan kehadiran Mulyadi di acara itu, mengaitkannya dengan sorotan publik terhadap kebijakan dan aktivitasnya belakangan ini.
Namun, Mulyadi membantah keras tuduhan tersebut. “Saya tidak pernah hadir di acara itu. Informasi yang beredar tidak benar dan sangat merugikan,” tegasnya saat ditemui di Bandung, Jumat (1/8/2025).
BACA JUGA:Tak Semua Warga Bekasi Dapat Kompensasi Pembongkaran, Ini Penjelasan Dedi Mulyadi
Meski diterpa isu tersebut, Mulyadi tetap bersikukuh mempertahankan kebijakan larangan study tour sekolah yang sebelumnya menuai pro dan kontra. Ia menegaskan fokusnya adalah pada keselamatan pelajar dan pembenahan sistem pendidikan di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jabar kini mendesak pihak berwenang menelusuri kebenaran kabar yang beredar, sementara masyarakat menunggu klarifikasi lebih lanjut terkait tragedi “pesta rakyat maut” yang mengguncang Garut.***