Drainase Mampet, Warga Nagasari Keluhkan Genangan Air

Rabu 28-01-2026,15:24 WIB
Reporter : Suhlan Pribadi
Editor : Suhlan Pribadi

KARAWANG- Intensitas hujan membuat jalan dan pemukiman warga seringbtergenang air. Hal itu dirasakan warga Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat. Dimana  banjir sebetis orang dewasa di setiap hujan deras dialami warga.

Menurut warga, penyebabnya ditengarai saluran air tersumbat, diduga terhalang oleh fondasi bangunan yang semakin ditinggikan.

Tokoh pemuda Rawasari, Azeemar Al-Alam mengatakan, banjir di jalan RK sastrakusumah hingga jalan Pramuka tersebut, semakin sering terjadi belakangan ini, bahkan tadi pagi banjir sampai betis orang dewasa, lantaran diduga drainase tak berfungsi dengan baik.

BACA JUGA:Guru Agama Harap Bersabar, Belum Ada Duit, Kemenag Belum Mampu Bayar Tunjangan Profesi

Ia meminta pemerintah, terutama pihak rumah sakit yang bangunannya berdiri kokoh di pinggir Jalan Niaga, duduk bersama warga, mencari solusi terbaik untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut. Terutama di lingkungan sekitar lapangan segitiga, depan SDN Nagasari III, Rawasari.

Hal ini menurutnya, bila dibiarkan berlarut-larut, akan menjadi permasalahan serius bagi warga sekitar dan anak-anak yang akan berangkat mengikuti kegiatan belajar di sekolah, khususnya di musim hujan.

“Kalau hujan satu jam saja sudah pasti banjir. Meski tidak tinggi, tapi pasti menggenangi badan jalan dan menyulitkan anak-anak berangkat sekolah,” ungkapnya, Rabu (28/1/2026).

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Regional JBB Terima Kunjungan Universitas Pertamina di ITJ Plumpang Jakarta

Setiap banjir, Azeem mengaku, jalan sekitar lapangan dan depan sekolahan, hampir tidak bisa dilewati oleh motor karena genangan yang cukup tinggi.

Kata dia, penyebab banjir ini diakibatkan buruknya drainase di sekitar lapangan segitiga yang mengarah ke rumah sakit Dewi Sri, dan tembus ke jalan niaga.

Padahal, menurutnya pemerintah belum lama ini memperbaiki saluran air di wilayah tersebut, bahkan hal tersebut berkali-kali dilakukan, namun hasilnya tiap kali hujan tetap saja kebanjiran.

“Sebetulnya, dari dinas sudah beberapa kali melalukan perbaikan got, tapi hasilnya sama saja. Tiap hujan, masih aja banjir sampai sekarang,” pungkasnya. **

Tags :
Kategori :

Terkait