“Tantangannya adalah bagaimana hasil riset dapat diterapkan langsung di lapangan, sehingga kualitas produk pertanian baik tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, maupun perikanan dapat terus meningkat,” ujarnya.
Dari total 24 perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam BKS PTN Wilayah Barat, UNSIKA menitikberatkan fokus pengembangan pada komoditas padi. Saat ini, UNSIKA tengah melakukan penelitian terhadap varietas padi UNSIKA 1 dan UNSIKA 2 yang masih berada pada tahap pengembangan.
“Proses riset membutuhkan waktu yang cukup panjang sehingga belum bisa dipublikasikan. Mudah-mudahan dalam dua hingga tiga tahun ke depan, varietas ini dapat dilepas sebagai varietas unggul hasil kolaborasi peneliti UNSIKA dan Jawa Barat,” katanya.
Melalui pelaksanaan Pra-Semirata ini, Rommy berharap Karawang dapat berkembang menjadi salah satu pusat inovasi pertanian di Indonesia.
“Semoga dari forum ini lahir gagasan dan rekomendasi besar yang tidak berhenti pada diskusi, tetapi benar-benar diterapkan demi kemajuan pertanian nasional,” pungkasnya.(Aufa)