Roda Pemerintahan Tetap Berputar

Jumat 20-02-2026,22:35 WIB
Reporter : Risky Pangestu
Editor : Ilham Prayogi

 

1. Menjaga stabilitas birokrasi, agar tidak terjadi kegamangan di tingkat OPD.

 

2. Menjamin kelangsungan program prioritas, termasuk pelayanan dasar masyarakat.

 

3. Memulihkan kepercayaan publik, terutama dalam isu tata kelola dan transparansi.

 

Momentum satu tahun kepemimpinan ini menjadi refleksi bahwa dinamika politik dan hukum dapat mengubah arah perjalanan pemerintahan dalam waktu singkat.

 

Alih-alih perayaan capaian, satu tahun Ade-Asep justru ditandai transisi kepemimpinan di tengah proses hukum. Situasi ini menempatkan Asep pada posisi strategis sekaligus krusial: menjaga kesinambungan pembangunan sembari menunggu kepastian hukum terhadap Bupati definitif.

 

Disamping itu, opini publik seringkali menilai kinerja kepala daerah dari capaian fisik pembangunan atau program yang terlihat nyata. Namun, situasi Bekasi mengingatkan kita bahwa kualitas kepemimpinan juga diuji ketika menghadapi krisis hukum dan politik. Kemampuan Asep untuk menavigasi tantangan ini menjadi indikator penting integritas dan kecakapan manajerialnya.

 

Setahun pertama ini seharusnya menjadi momentum pembelajaran. Bukan hanya bagi Plt Bupati, tetapi juga bagi seluruh jajaran pemerintahan: bahwa transparansi, akuntabilitas, dan keberanian mengambil keputusan dalam kondisi sulit adalah kunci menjaga stabilitas pemerintahan.

 

Jika Kabupaten Bekasi mampu melewati masa ujian ini dengan birokrasi tetap produktif dan program publik berjalan, maka satu tahun yang penuh gejolak ini bisa menjadi titik awal kebangkitan dan pembenahan. Sebaliknya, kegagalan menyeimbangkan tanggung jawab administratif dan tekanan publik bisa meninggalkan luka panjang bagi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Kategori :

Terkait

Jumat 20-02-2026,22:35 WIB

Roda Pemerintahan Tetap Berputar