Damkar Karawang Imbau Warga Waspada Kebakaran Saat Jam Sahur Selama Bulan Ramadhan

Rabu 04-03-2026,16:12 WIB
Reporter : Siska
Editor : Ilham Prayogi

 

Selain itu, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala juga sangat dianjurkan guna mencegah korsleting. Ia menyebutkan bahwa banyak kasus kebakaran dipicu oleh arus pendek akibat kabel yang sudah usang atau penggunaan stop kontak berlebihan. 

 

“Gunakan peralatan listrik sesuai standar dan hindari penumpukan colokan dalam satu titik,” ucapnya.

 

Damkar turut mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas memasak tanpa pengawasan, terutama saat kondisi mengantuk di waktu dini hari. 

 

“Kami memahami saat sahur kondisi tubuh masih lelah dan mengantuk. Namun jangan sampai kompor ditinggal begitu saja karena itu sangat berbahaya,” kata Encep.

 

Ia menambahkan, langkah antisipasi sederhana seperti menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah juga bisa membantu meminimalkan risiko. “Kalau memungkinkan, sediakan APAR sebagai langkah awal penanganan sebelum api membesar,” tambahnya.

 

Ia juga memastikan kesiapsiagaan personel selama Ramadan tetap optimal. “Kami siaga 24 jam untuk melayani masyarakat. Namun tentu kami berharap tidak ada kejadian yang mengharuskan kami turun ke lokasi,” tegasnya.

 

Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kesadaran bersama, risiko kebakaran diharapkan dapat ditekan seminimal mungkin. Peran aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya musibah.

 

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat Karawang dapat lebih berhati-hati dan saling mengingatkan, terutama saat jam sahur,” pungkasnya. (Siska)

Kategori :