Firman menjelaskan, kendaraan yang dinyatakan lolos pemeriksaan akan diberikan stiker khusus dari Dinas Perhubungan sebagai tanda bahwa armada tersebut telah memenuhi standar kelayakan.
“Stiker itu untuk memastikan kendaraan sudah sesuai standar pengujian kendaraan bermotor dan layak mengangkut penumpang sampai tujuan,” jelasnya.
Pada pemeriksaan hari pertama, Dishub mencatat ada sekitar delapan bus yang diperiksa di pool Primajasa dan enam bus di pool Sahabat. Sementara pemeriksaan di terminal dilakukan secara langsung terhadap bus yang akan berangkat.
Lebih lanjut, Firman juga mengimbau para pengusaha angkutan untuk terus mematuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai aturan Kementerian Perhubungan agar pelayanan transportasi selama musim mudik dapat berjalan optimal.
“Kami dari Dishub tetap memastikan pengusaha angkutan memenuhi standar pelayanan minimal sesuai peraturan Kementerian Perhubungan,” pungkasnya. (Iky)