Sembako Rp40 Ribu Diserbu Warga Bekasi

Kamis 12-03-2026,17:53 WIB
Reporter : Risky Pangestu
Editor : Ilham Prayogi

 

Setiap paket sembako dijual dengan harga Rp40.000. Padahal jika dihitung berdasarkan harga pasar normal, nilai paket tersebut mencapai sekitar Rp90.000 sehingga masyarakat mendapatkan subsidi sekitar Rp50.000 per paket.

 

Adapun isi paket OPADI tersebut meliputi beras premium 3 kilogram, minyak goreng premium 1 liter, gula pasir 1 kilogram, serta tepung terigu 1 kilogram.

 

Helmi menjelaskan, operasi pasar bersubsidi ini menyasar masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan pokok namun masih memiliki daya beli.

 

“Kalau gratis itu bantuan sosial untuk masyarakat miskin ekstrem. Sementara operasi pasar bersubsidi ini tujuannya untuk mengurangi beban masyarakat akibat kenaikan harga,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, berdasarkan analisis konsultan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, wilayah Babelan dan Cikarang Utara termasuk daerah yang rawan mengalami kenaikan harga bahan pokok sehingga diprioritaskan dalam program OPADI.

 

Sementara itu, untuk wilayah lain di Kabupaten Bekasi, pemerintah daerah juga menggelar operasi pasar mandiri yang bekerja sama dengan BUMN guna menjual sejumlah komoditas sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

 

“Kalau operasi pasar mandiri tidak disubsidi, tapi dijual sesuai HET. Contohnya minyak goreng yang di pasaran bisa sampai Rp19 ribu per liter, di operasi pasar bisa dibeli sekitar Rp15.700,” jelasnya.

 

Meski begitu, Helmi mengakui kuota OPADI masih jauh dari cukup untuk menjangkau seluruh masyarakat. Ke depan, pihaknya berharap program ini dapat diperluas melalui dukungan anggaran yang lebih besar.

Kategori :

Terkait