Wakapolri Cek Arus Mudik di Karawang: Sudah Peningkatan 15 Persen

Sabtu 14-03-2026,15:48 WIB
Reporter : Arie Acong
Editor : Suhlan Pribadi

BACA JUGA:Grand Metropolitan Bekasi Hadirkan Program “The Grand Blessing of Ramadan”

Tim tersebut juga memberikan bantuan berupa air minum, makanan ringan, hingga imbauan kepada pengendara agar tidak beristirahat di bahu jalan tol karena berisiko tinggi terhadap kecelakaan.

Wakapolri mengungkapkan hingga H+2 arus mudik Lebaran 2026, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan hingga 92 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas hingga saat ini tercatat nol kasus.

“Tahun lalu sampai H+2 ada 26 orang meninggal dunia. Alhamdulillah sampai hari ini zero. Harapan kita kondisi ini bisa terus dipertahankan,” imbuhnya.

BACA JUGA:Pemkab Bekasi Gelar Safari Ramadan untuk Pererat Silaturahmi

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara, baik di jalan tol maupun jalur arteri. Serta tidak memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk.

Selain itu, kepolisian juga mulai melakukan penindakan terhadap kendaraan sumbu tiga yang melanggar aturan pembatasan operasional.

Sesuai kebijakan Surat Keputusan Bersama (SKB), kendaraan sumbu tiga dilarang melintas di jalan tol maupun jalur arteri mulai pukul 12.00 hingga 24.00 WIB selama masa puncak arus mudik.

BACA JUGA:THR Macet Lapor Posko Kemnaker, Begini Jawaban dan Solusinya

“Jika masih ditemukan pelanggaran setelah dilakukan sosialisasi, maka akan dilakukan penindakan,” tegasnya.

Sementara itu, Polda Jawa Barat juga telah menyiapkan skenario manajemen lalu lintas dengan membagi wilayah pengamanan menjadi empat rayon, yaitu wilayah Bogor, Karawang, Ciamis, dan Kota Bandung.

Pembagian rayon tersebut dilakukan untuk memudahkan pengendalian arus lalu lintas di jalur tol, jalur arteri, maupun jalur menuju lokasi wisata. Selain itu, sejumlah jalur alternatif seperti Puncak, Nagreg, dan jalur lintas selatan juga disiapkan untuk mengurai kepadatan apabila terjadi penumpukan kendaraan di jalan tol.

Wakapolri juga meminta dukungan media untuk membantu memberikan informasi kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas dan pilihan jalur perjalanan.

“Informasi dari rekan-rekan media sangat penting agar masyarakat memiliki pilihan jalur mana yang akan digunakan sesuai kondisi kepadatan dan waktu tempuh,” pungkasnya. (rie)

Kategori :