“Di gudang belakang banyak stok barang, jadi api langsung cepat membesar,” jelasnya.
Meski kobaran api cukup besar, peristiwa tersebut tidak menimbulkan ledakan. Namun suhu panas yang tinggi membuat struktur bangunan mengalami kerusakan cukup parah.
“Ledakan tidak ada. Cuma karena suhu bangunan terlalu panas, jadi kondisi bangunan mengalami kerusakan,” kata Aceng.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun seluruh isi minimarket hangus terbakar dengan kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Petugas menduga sementara kebakaran dipicu korsleting listrik atau panas dari peralatan tertentu di dalam bangunan.
“Kalau dugaan sementara bisa jadi korsleting listrik atau dari uap panas yang dihasilkan dari peralatan di dalam,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Lokasi kejadian juga telah dipasangi garis polisi guna memudahkan proses investigasi lebih lanjut. (Iky)