Tahun lalu, kata Charles jumlah pengendara yang melintasi Tol Japek II Selatan pada arus mudik mencapai 15.672 kendaraan. Jumlah itu terhitung sejak H+1 hingga H+6 Lebaran. Diprediksi jumlah tersebut akan meningkat tahun ini mengingat ruas tol yang dibuka bertambah.
Meski dibuka sampai Setu, pengendara dapat keluar ke tiga gerbang tol lainnya yakni GT Kutanagara di wilayah Karawang, GT Bojongmangu dan GT Sukaragam di wilayah Kabupaten Bekasi.
Ketiga gerbang tersebut dapat menghubungkan pengendara kembali ke Tol Japek eksisting. Di antara ketiganya, GT Bojongmangu menjadi yang paling diminati mengingat kapasitas gerbang lebih luas. Selain itu, ruas jalan arteri pasca keluar tol lebih besar mengingat pengendara langsung diarahkan masuk ke kawasan industri Delta Mas. Kemudian masuk kembali ke GT Cikarang Pusat maupun GT Cibatu.
Charles mengatakan, pihaknya telah melakukan melakukan penyempurnaan sarana di tol meski masih tahap fungsional. Sarana tersebut di antaranya pemasangan rambu dan penerangan jalan umum. Charles memastikan Tol Japek II Selatan lebih terang sehingga nyaman bila dilintasi malam hari.
“Selain tersedia juga rest area dalam bentuk parking bay yang titiknya setelah GT Bojongmangu. Tersedia modular BBM bagi pengendara yang mobilnya kehabisan bahan bakar, ada juga tempat istirahat dapat makanan, minuman, produk UMKM,” ucap dia.
Sejumlah armada juga disiapkan untuk melayani arus balik seperti empat mobil patroli, empat mobil kamtib, satu mobil rescue, satu mobil ambulance, empat mobil derek, dua mobil PJR dan dua mobil patroli pengurai kemacetan. “Kami juga telah memasang CCTV di 12 titik,” tandasnya. (Iky)