“Selama anaknya berumah tangga, dia tinggal sendiri. Memang sudah biasa,” katanya.
Terkait aktivitas di sekitar waktu kejadian, ia menyebut biasanya pekerja usaha tenda milik korban pulang pada jam makan sebelum kembali bekerja.
“Biasanya jam-jam segitu anak-anak tenda pulang karena jam makan,” ucapnya.
Ia mengaku tidak mengetahui apakah sejak pagi ada orang yang datang ke rumah korban.
“Saya enggak tahu kalau itu,” katanya.
Mengenai dugaan barang hilang, Rohman mengatakan baru mendengar informasi soal perhiasan korban. “Barusan dengar katanya kalungnya yang hilang, tapi saya enggak tahu persis,” ujarnya.
Ia juga menyebut usaha tenda milik korban telah berjalan cukup lama. “Sudah lama, sudah bertahun-tahun,” katanya.
Keluarga berharap kasus ini dapat diusut tuntas.