Jakarta, Disway.id – Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa situasi geopolitik global saat ini masih sangat dinamis dan penuh persaingan antarnegara besar. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada stabilitas ekonomi, perdagangan, hingga keamanan kawasan.
Dalam menghadapi tantangan tersebut, Indonesia tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif. Prinsip ini menjadi dasar utama dalam menjaga hubungan internasional tanpa berpihak pada blok kekuatan tertentu.
Pemerintah menyebut, ketegangan global seperti persaingan ekonomi, konflik regional, dan perubahan aliansi internasional menjadi faktor yang perlu diwaspadai. Indonesia berupaya menjaga keseimbangan diplomasi agar tetap menguntungkan kepentingan nasional.
BACA JUGA:Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari kepada Pemerintah untuk Menindaklanjuti Tuntutan
Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa Indonesia akan terus aktif berperan dalam forum internasional seperti ASEAN, G20, dan PBB. Peran ini penting untuk memastikan suara negara berkembang tetap didengar dalam kebijakan global.
Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan kerja sama ekonomi dengan berbagai negara untuk menjaga stabilitas perdagangan dan investasi. Langkah ini dianggap penting di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Meski situasi global penuh tantangan, pemerintah optimistis Indonesia mampu menjaga stabilitas dalam negeri melalui diplomasi yang adaptif, penguatan ekonomi, serta solidaritas regional di kawasan Asia Tenggara.***