Disdamkar Kabupaten Bandung kemudian berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, aparat desa, serta relawan untuk mempercepat proses penanganan kebakaran. Warga sekitar juga diimbau tidak mendekati lokasi kebakaran demi menghindari risiko yang membahayakan keselamatan.
Hingga proses pemadaman berlangsung, petugas terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik api yang masih aktif. Upaya penyekatan dilakukan untuk mencegah api merambat ke area lain, mengingat cuaca panas dan minimnya curah hujan masih berpotensi memicu kebakaran susulan.
Musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung. Vegetasi yang mengering membuat api lebih mudah menyala dan cepat menyebar, terutama di kawasan perbukitan dan pegunungan.
Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan maupun lahan kering. Langkah pencegahan dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan kejadian serupa selama musim kemarau.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah yang rawan kebakaran. Warga juga diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum kebakaran meluas.***