Sektor ritel juga memiliki peluang besar untuk mendukung pariwisata Indonesia. HIPPINDO melihat belanja sebagai salah satu daya tarik yang bisa memperkuat sebuah destinasi wisata.
Ketua Pelaksana IRSE 2026 sekaligus Sekretaris Jenderal HIPPINDO, Haryanto Pratantara, mengatakan destinasi wisata yang kuat memiliki tiga daya tarik utama. Ketiganya yakni objek wisata, kuliner, dan belanja.
“Tantangan kita sekarang adalah menjadikan Indonesia juga sebagai destinasi belanja, dengan harga yang kompetitif, pilihan produk yang lengkap, dan barang yang selalu relevan dengan kebutuhan konsumen,” ujar Haryanto.
Menurutnya, Indonesia sudah memiliki kekuatan besar dalam sektor wisata dan kuliner. Karena itu, industri perdagangan perlu memperkuat aspek belanja agar potensi shopping tourism semakin besar.
Pemerintah juga mendorong ketersediaan barang sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan aktivitas belanja di dalam negeri. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga konsumsi domestik.
Kompetensi Jadi Investasi yang Tak Boleh Dipangkas
Haryanto menilai efisiensi menjadi perhatian banyak perusahaan di tengah kondisi ekonomi saat ini. Namun, menurutnya, ada satu jenis investasi yang tidak boleh dikurangi, yakni investasi terhadap kompetensi.
IRSE 2026 menjadi salah satu ruang untuk meningkatkan kemampuan pelaku industri. Peserta dapat memperluas wawasan, membangun jaringan, serta menemukan gagasan baru untuk mengembangkan bisnis.
“Pada akhirnya, kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi yang akan menentukan apakah sebuah bisnis mampu bertahan dan berkembang,” kata Haryanto.
Pesan tersebut menjadi semakin penting karena persaingan ritel tidak lagi hanya terjadi antartoko. Peritel juga berhadapan dengan perubahan teknologi dan pergeseran preferensi konsumen yang berlangsung cepat.
HARMONI Awards 2026 Beri Penghargaan
Dalam rangkaian pembukaan IRSE 2026, HIPPINDO juga menyerahkan HARMONI Awards 2026. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan, merek, dan tokoh yang dinilai memiliki pencapaian, inovasi, serta kontribusi terhadap industri ritel Indonesia.
Ketua Pelaksana HARMONI Awards 2026, Fetty Kwartati, mengatakan proses penghargaan mendapat dukungan PwC sebagai Official Partner. Penilaian melibatkan sejumlah dewan juri dari pemerintah, PwC, dan HIPPINDO.
Sejumlah penghargaan diberikan dalam berbagai kategori. Untuk kategori SMEs Retail of The Year 2026, penghargaan jatuh kepada PT Alleira Batik Indonesia melalui Alleira Batik.
Sementara itu, Rookie Retail of The Year 2026 diberikan kepada PT Alia Kreasi Mandiri Internasional melalui Buttonscarves. Fashion Retail of The Year 2026 diraih PT Buccheri Indonesia melalui Buccheri.
Di sektor makanan dan minuman, Kopi Kenangan meraih Food & Beverages Quick Service Restaurant of The Year 2026. Imperial Kitchen & Dimsum meraih kategori Food & Beverages Restaurant of The Year 2026.
Untuk kategori Health & Beauty Retail of The Year 2026, penghargaan diberikan kepada Guardian. Lawson meraih Convenience Store Retail of The Year 2026.
AEON meraih Hyper/Super Market Retail of The Year 2026. Sementara KiddyCuts meraih Specialty Store Retail of The Year 2026.