KARAWANGBEKASI.DISWAY.ID KABUPATEN BEKASI - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mendorong pemerintah melakukan langkah-langkah terobosan untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan ketersediaan air, khususnya untuk kebutuhan pertanian, di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu kekeringan.
“Alhamdulillah, kita bersyukur ya ini hujan sudah cepat dari perkiraan sebelumnya. Tadinya November baru ada kemungkinan hujan, tapi sekarang beberapa daerah sudah ada hujan,” kata Syaiful Huda di Cikarang Utara, Sabtu (3/10).
Meski hujan mulai turun, Huda menyatakan persoalan ketersediaan air untuk lahan pertanian masih perlu mendapat perhatian. Ia mencontohkan hasil inspeksi mendadak (sidak) Menteri PU di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, belum lama ini yang menemukan masih adanya sejumlah hektare sawah yang tidak terairi.
“Tapi, sebagaimana kemarin ada sidak Pak Menteri di Kabupaten Bekasi, di Pebayuran ya, ada sekian hektare sawah kita yang tidak terairi,” ujarnya.
Menurut Huda, kondisi tersebut menunjukkan potensi sumber air sebenarnya masih dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pengairan. Salah satunya melalui pengeboran.
“Dan begitu ada instruksi, faktanya bisa. Artinya potensi air kita masih bisalah untuk digunakan untuk proses pengairan, baik melalui pengeboran dan seterusnya,” katanya.
Karena itu, Huda meminta pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), menyiapkan langkah antisipasi secara serius.