PERNAH nggak sih, minum susu dan eskrim atau makan cokelat dan kue lalu setelahnya sakit perut? Nah, bisa jadi kamu adalah salah satu orang yang lactose intolerant atau intoleran terhadap laktosa. Orang yang intoleran terhadap laktosa tidak dapat mencerna sebagian besar laktosa yang dikonsumsi karena secara genetik enzim laktasenya tidak mencukupi. Gejala yang umumnya dirasakan oleh para intoleransi laktosa adalah sakit peru, kembung, hingga tinja yang berair setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung laktosa. Terus, gimana sih cara menghindari sakit perut tersebut? Tentunya dengan menghindari makanan dan minuman dengan kandungan laktosa atau mengonsumsinya dalam jumlah yang sedikit. Contoh-contoh produk yang mengandung laktosa adalah produk berbahan susu hewani seperti keju, eskrim, whipped cream, lalu ada roti, cokelat, dan masih banyak produk lainnya. Meski demikian, sebagian besar dari produk-produk yang mengandung laktosa tersebut umumnya dikonsumsi sebagai makanan atau minuman pokok sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi. Oleh karena itu, akan lebih baik jika tetap mengonsumsi produk tersebut, tetapi memilih produk dengan kandungan laktosa yang lebih sedikit atau bahkan yang disubtitusi dengan bahan yang bebas laktosa. Contoh paling mudah adalah susu. Susu adalah produk yang sangat umum dikonsumsi sehari-hari untuk memenuhi asupan gizi baik pada anak kecil maupun orang dewasa. Akan tetapi, susu yang paling sering dikonsumsi adalah susu sapi yang pada dasarnya mengandung laktosa. Oleh karena itu, alternatif bagi penderita intoleransi laktosa yang ingin tetap mengonsumsi susu adalah dengan mengganti susu sapi dengan susu nabati seperti susu oat, susu kedelai, atau susu almond. Susu-susu tersebut berbahan dasar kacang-kacangan yang tidak mengandung laktosa sehingga aman untuk orang yang intoleran terhadap laktosa. Selain itu, es krim yang biasanya dikonsumsi sebagai hidangan penutup dapat diganti dengan sorbet dari buah-buahan. Akan tetapi, sorbetnya harus dipastikan bebas dari susu sapi. Orang yang intoleransi terhadap laktosa dapat mengalami komplikasi seperti kekurangan nutrisi hingga osteoporosis atau pengeroposan tulang. Alangkah baiknya untuk tetap memperoleh asupan kalsium selain dari susu, contohnya dengna mengonsumsi ikan atau sayuran hijau. Intoleransi laktosa pada dasarnya tidak bisa dicegah. Akan tetapi, jika Anda mengalaminya, mulailah mengonsumsi makanan dan minuman alternatif yang rendah atau tanpa laktosa disertai dengan konsultasi rutin bersama dokter gizi terkait pola makan dan asupan gizi yang tepat. (*) * Profil : Kania Kaya, Mahasiswi S1 Teknologi Pangan, Universitas Padjadjaran (Unpad).
Intoleran Laktosa Bisanya Makan Apa?
Jumat 13-05-2022,03:42 WIB
Editor : redaksimetro01
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 21-05-2026,11:09 WIB
Shockbreaker Belakang Motor Matic Sering Mati Sebelah? Ini 10 Penyebab dan Solusi yang Jarang Disadari
Kamis 21-05-2026,12:15 WIB
Nggak Perlu Lahan Luas! Ini 13 Panduan Menanam Sayuran Air dengan Metode Sederhana yang Bisa Dilakukan
Kamis 21-05-2026,19:57 WIB
Pernah Jadi Simbol Orang Tajir! Ini 10 Sedan dan SUV Mewah Jadul yang Dulu Bikin Gengsi Naik Drastis
Jumat 22-05-2026,00:53 WIB
RSUD Cabangbungin Kejar Akreditasi
Kamis 21-05-2026,13:10 WIB
Pemdes Sukadami Sukses Menggelar Pengisian BPD Keterwakilan Perempuan, Leilanda Raih Suara Terbanyak
Terkini
Jumat 22-05-2026,09:14 WIB
PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026
Jumat 22-05-2026,07:01 WIB
Memori HP Penuh Padahal Foto Sedikit? Ternyata File ‘Other’ Jadi Biang Kerok, Ini 14 Cara Hapusnya
Jumat 22-05-2026,00:53 WIB
RSUD Cabangbungin Kejar Akreditasi
Kamis 21-05-2026,19:57 WIB
Pernah Jadi Simbol Orang Tajir! Ini 10 Sedan dan SUV Mewah Jadul yang Dulu Bikin Gengsi Naik Drastis
Kamis 21-05-2026,19:37 WIB