HUT RI Kabupaten Bekasi 2026

Kuota Beasiswa Kuliah Ditanggung Pemkab Bekasi Tambah Jadi 200 Mahasiswa, Nih Kata Plt Bupati Asep

Kuota Beasiswa Kuliah Ditanggung Pemkab Bekasi Tambah Jadi 200 Mahasiswa, Nih Kata Plt Bupati Asep

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Kadisbupora Iman Nugraha tinjau seleksi Banpin 2026.-Risky Pangestu (Cikarang Ekspres)-

KARAWANG BEKASI DISWAY.ID - Kabupaten Bekasi, paling serius memperluas akses bantuan pendidikan tinggi bagi pemuda berprestasi.

Betapa tidak, kuota penerima Beasiswa Pasti Pintar (Banpin) yang dicangkan Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi bakal naik dari 100 menjadi 200 mahasiswa pada tahun 2027 mendatang.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, penambahan kuota akan dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah. 

 

“Yang diterima tahun 2026 ini 100 mahasiswa dari sekitar 3.438 yang mendaftar. Ke depannya kita ingin menambah kuotanya. Semoga anggarannya ada, sehingga insyaallah nanti bisa menjadi 200 mahasiswa,” ujar dia, Jumat (28/8/2026).

 

Menurut Asep, tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap dukungan pendidikan masih cukup besar. Karena itu, Pemkab Bekasi berupaya memperluas manfaat program tersebut agar lebih banyak mahasiswa dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

 

“Biar kawannya lebih banyak, masyarakat Bekasi bisa merasakan manfaatnya. Ini juga bisa meringankan beban mahasiswa dalam menjalani pendidikan,” katanya.

Pemkab Bekasi Sedikan Fasilitas Rumah Singgah Bandung

 

Selain itu, sambung Asep, Pemkab Bekasi juga menyediakan fasilitas rumah singgah bagi mahasiswa asal Kabupaten Bekasi yang menempuh pendidikan di luar daerah. Satu di antaranya, rumah singgah yang berada di Bandung.

 

“Di Bandung juga ternyata ada rumah singgah untuk mahasiswa. Rumahnya cukup besar. Kemarin saya sempat singgah di sana,” ungkap Asep.

 

Asep berharap berbagai dukungan tersebut dapat membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan dengan baik dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia asal Kabupaten Bekasi.

 

“Kita ingin mahasiswa Kabupaten Bekasi bisa mendapatkan pendidikan yang baik, berprestasi, dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” tukas dia.

668 Mahasiswa Ikuti Wawancara hingga 3 September

 

Sementara itu, Kepala Disbudpora Kabupaten Bekasi Iman Nugraha menjelaskan, proses seleksi Banpin 2026 dilakukan secara bertahap dengan pemeriksaan administrasi dan verifikasi dokumen.

 

Dari 3.438 mahasiswa yang mendaftar, sekitar 1.300 peserta lolos penyaringan awal melalui sistem. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim seleksi, sebanyak 668 peserta dinyatakan berhak mengikuti tahapan verifikasi keabsahan dokumen dan wawancara.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait