Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi Dimulai, Plt Bupati Asep : Tak Ada Lagi Putus Sekolah
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi--
KARAWANG BEKASI DISWAY.ID - Sebanyak 427 siswa mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi. Para peserta didik berasal dari Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, termasuk siswa yang sebelumnya mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat rintisan.
Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja berharap kehadiran Sekolah Rakyat dapat membuka kesempatan pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak di Kabupaten Bekasi, sehingga tidak ada lagi warga yang kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena terkendala kondisi ekonomi.
Karena menurutnya, kondisi ekonomi maupun keterbatasan yang dihadapi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak untuk memperoleh pendidikan dan meraih masa depan.
“Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depannya hanya karena kondisi ekonomi atau keterbatasan yang dihadapinya,” ujar Asep saat membuka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi di Aula Sekolah Rakyat, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (31/8/2026).
Dia menegaskan kehadiran Sekolah Rakyat yang merupakan program pemerintah pusat menjadi wujud nyata upaya negara dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga yang membutuhkan.
“Sekolah ini bukan sekadar tempat untuk belajar. Sekolah Rakyat adalah tempat untuk membangun harapan dan mempersiapkan masa depan,” katanya.
Asep juga berpesan kepada para peserta didik untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Ia meminta mereka menghormati guru, menyayangi teman, serta tidak pernah berhenti memiliki cita-cita.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati guru, sayangi teman dan jangan pernah berhenti memiliki cita-cita. Dari sekolah ini saya yakin akan lahir generasi-generasi hebat yang kelak mampu membawa perubahan bagi keluarganya, bagi daerahnya dan juga bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Asep juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum, DPR RI, Pemerintah Kota Bekasi dan seluruh pihak yang berkolaborasi dalam mendukung terwujudnya Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis pemerintah pusat yang kini telah hadir di Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, program Sekolah Rakyat memiliki tujuan utama meningkatkan akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang belum bersekolah maupun anak yang pernah bersekolah tetapi tidak dapat melanjutkan pendidikannya.
“Tujuan utamanya tentunya meningkatkan akses pendidikan untuk anak-anak kita, terutama anak-anak yang belum sekolah atau yang putus sekolah, pernah sekolah kemudian tidak bisa melanjutkan,” katanya.
Alamsyah menambahkan, peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga pada kelompok desil 1 dan desil 2. Dengan konsep sekolah berasrama, program ini diharapkan tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga membentuk anak-anak agar kelak mampu menjadi agen perubahan bagi keluarganya.
“Harapannya anak-anak kita setelah itu bisa menjadi agen perubahan untuk meningkatkan derajat ekonomi dan derajat kesehatan keluarga,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



