Terindikasi Judol hingga Pinjol, Ada 1.268 Keluarga Penerima Bantuan Pangan Cikarang Selatan Dicoret
Peneriman bantuan pangan beras di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi turun sampai seribu lebih karena terindikasi judi online-Almujammil Cikarang Ekspres-
KARAWANG BEKASI DISWAY.ID - Jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) beras dari Perum Bulog untuk alokasi Juli hingga September 2026, menurun lebih dari seribu keluarga dibadingkan periode sebelumnya.
Penurunan bantuan sosial (bansos) itu terjadi karena Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terindikasi judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol).
Hal itu diungkapkan langsung Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Cikarang Selatan, Udung Budiawan usai monitoring penyaluran bantuan pangan berupa beras dari Perum Bulog di Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Selasa (01/09/26)
"Informasi dari pemerintah desa jumlahnya menurun dikarenakan bayak KPM yang terindikasi judol dan pinjaman online," kata dia.
Selain itu, sambung Udung, penurunan penerima karena banyaknya undangan yang tidak tepat sasaran. Contohnya KPM yang terdaftar sudah pindah domisili sedangkan undangannya masih ke alamat rumah yang lama.
"Nah ini juga jadi masalah di lapangan. Karena undangan ini hanya untuk warga yang sudah terdaftar di Badan Pusat Satatistik dan Kementrian Sosial sehingga tidak bisa sembarangan diganti," bilangnya.
Atas persoalan ini, Pemerintah Kecamatan Cikarang Selatan sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi dan juga Perum Bulog agar ada solusinya sehingga alokasi yang akan datang tidak terjadi permasalahan.
Untuk diketahui, berdasarkan data dari Kecamatan Cikarang Selatan alokasi di Bulan April hingga Juni 2026 jumlah penerima sebanyak 7.686 KPM sedangkan alokasi di Bulan Juli hingga September 2026 sebanyak 6.418 KPM. Jumlah itu turun sampai 1.268 KPM.
Meksi begitu, Udung memastikan penyaluran bantuan pangan berupa beras dari Perum Bulog tepat sasaran dan diterima langsung KPM. Warga antusias dan tertib membawa kartu identitas serta undangan resmi untuk mengambil bantuan pangan tersebut.
"Kami (Pemerintah Kecamatan) hadir di lapangan untuk memastikan bahwa pendistribusian beras 30 kg per KPM ini berjalan tertib, aman, dan tidak ada kendala berarti. Berdasarkan pemantauan hari ini, antusiasme warga cukup tinggi dan pembagian berjalan sesuai data yang valid," tandasnya (mil)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



